8 Tips dan Waktu Terbaik Menggunakan Mesin Cuci supaya Listrik Tidak Boros

Mesin cuci menjadi salah satu alat elektronik penting di rumah tangga modern — memudahkan proses pencucian pakaian yang sebelumnya butuh tenaga dan waktu lebih. Namun peralatan ini menyerap listrik cukup signifikan, terutama jika Anda sering memakainya bersamaan dengan perangkat lain seperti AC atau kulkas.

Kalau penggunaannya tidak diperhatikan, tagihan listrik bisa membengkak tanpa terasa. Oleh sebab itu, memahami waktu dan cara terbaik menjalankan mesin cuci bisa membantu mengurangi konsumsi energi sekaligus tetap menjaga performa pakaian yang dicuci. Dalam artikel ini, kita bahas delapan strategi dan waktu yang paling efisien untuk mencuci pakaian agar listrik tidak boros, sekaligus tips praktis lain yang bisa langsung diterapkan di rumah.

1. Hindari Jam Puncak Konsumsi Listrik

Salah satu langkah paling efektif untuk menghemat listrik saat mencuci adalah menghindari jam puncak penggunaan listrik di rumah. Jam puncak ini biasanya terjadi ketika banyak perangkat lainnya juga menyala, seperti TV, lampu, kulkas, AC, atau peralatan dapur.

Menurut pakar energi, konsumsi listrik terbesar di rumah sering terjadi pada sore hingga malam hari karena sebagian besar penghuni rumah sudah pulang dan mulai beraktivitas. Pada periode ini, jaringan listrik cenderung penuh sehingga penggunaan alat besar seperti mesin cuci berpotensi membuat konsumsi meningkat drastis.

Oleh sebab itu, sebaiknya jangan mencuci pada waktu sore ke malam hari, misalnya antara pukul 16.00 sampai 21.00. Mencuci di waktu tersebut tidak hanya membuat mesin cuci menyedot lebih banyak daya, tetapi juga bisa menambah beban tagihan listrik bulanan Anda.

Alternatifnya, lakukan pencucian pada waktu lain di luar jam sibuk ini — misalnya pagi atau malam larut — untuk meminimalkan beban energi. Waktu tersebut biasanya adalah periode dengan permintaan listrik yang lebih rendah.

2. Waktu Paling Efisien: Pagi atau Tengah Malam

Beberapa ahli kebersihan dan penghematan energi menyebutkan bahwa pagi hari — khususnya sekitar pukul 08.00 sampai 10.00 — menjadi waktu yang cukup ideal untuk mencuci pakaian.

Alasan utamanya karena suhu lingkungan biasanya cukup sejuk dan kelembapan relatif rendah di pagi hari, sehingga pakaian yang dicuci pun bisa cepat kering jika dijemur di bawah sinar matahari. Hal ini berarti Anda tidak perlu sering menggunakan pengering atau menjemur terlalu lama di tempat yang lembap, sehingga turut menghemat energi.

Selain itu, menggunakan mesin cuci di pagi hari juga cenderung jauh dari jam puncak konsumsi listrik, yang biasanya terjadi saat sore dan malam — sehingga beban listrik lebih ringan dan potensi boros pun berkurang drastis.

Beberapa orang juga memilih menjalankan mesin cuci pada malam hari setelah jam sibuk, misalnya sekitar setelah jam 22.00 sampai dini hari. Waktu ini dianggap off-peak karena konsumsi listrik lebih rendah, meskipun perlu diperhatikan kenyamanan dan ketenangan di lingkungan sekitar.

Baca juga :  7 Rekomendasi Chopper Manual Tanpa Listrik untuk Dapur Lebih Hemat Energi

3. Gunakan Jumlah Pakaian Penuh (Full Load) Sebelum Mencuci

Mesin cuci menggunakan energi hampir sama setiap kali proses pencucian berjalan — tidak peduli apakah itu beban penuh atau hanya sedikit pakaian. Ini artinya kalau Anda mencuci pakaian sedikit demi sedikit, energi yang digunakan bisa terbuang sia-sia.

Cara paling efisien adalah mengumpulkan pakaian sampai cukup untuk satu drum penuh sebelum menekan tombol start. Dengan begitu, jumlah energi listrik yang digunakan relatif lebih hemat dibanding mencuci beberapa kali dengan beban sedikit.

Selain itu, mencuci full load juga membantu mengurangi frekuensi putaran mesin — sehingga umur mesin cuci pun bisa lebih panjang dan tetap efisien dalam jangka panjang.

Namun demikian, jangan sampai pencucian terlalu penuh sampai membuat pakaian tidak bergerak bebas di dalam drum. Sebaiknya beri ruang agar air dan deterjen dapat menjangkau seluruh pakaian secara merata agar hasil cucian tetap bersih.

4. Pilih Mode Pencucian yang Tepat

Mesin cuci modern memiliki berbagai mode pencucian, mulai dari quick wash, eco mode, hingga heavy wash. Masing-masing memiliki durasi, energi, dan jumlah air yang berbeda.

Untuk pakaian sehari-hari yang tidak terlalu kotor, pilihan quick wash atau eco mode bisa menjadi pilihan terbaik. Mode ini mengurangi durasi pencucian dan memakai lebih sedikit air, sehingga dapat mengurangi konsumsi listrik dibanding mode heavy yang biasanya lebih lama dan memakan energi lebih banyak.

Mode eco seringkali juga menyesuaikan suhu air lebih rendah dan putaran yang lebih efisien. Walaupun waktu pencuciannya bisa lebih lama, total energi listrik yang dipakai cenderung lebih rendah.

Jadi, jika pakaian tidak terlalu kotor atau hanya ingin menyegarkan saja, mode hemat ini sangat direkomendasikan — selain membantu tagihan listrik tetap stabil, juga merawat serat pakaian lebih lembut.

5. Hindari Penggunaan Air Panas untuk Sebagian Besar Cucian

Uap atau air panas memang dapat membersihkan noda dengan lebih cepat. Namun patut dicatat bahwa pemanasan air menyumbang sebagian besar konsumsi energi dalam siklus pencucian.

Artinya kalau mesin cuci harus memanaskan air sampai suhu tinggi, konsumsi elektric yang dibutuhkan akan jauh lebih besar daripada sekedar memutar drum.

Alternatif yang lebih hemat adalah mencuci menggunakan air dingin atau hangat rendah, terutama untuk pakaian sehari-hari yang tidak terlampau kotor. Banyak deterjen modern kini dirancang agar tetap efektif mencuci pada suhu rendah.

Dengan mengurangi pemakaian air panas, tagihan listrik bisa turun signifikan dari bulan ke bulan — tanpa mengorbankan kebersihan pakaian Anda.

6. Manfaatkan Fitur Delay Start atau Timer

Kalau mesin cuci Anda memiliki fitur delay start, gunakan untuk memulai pencucian pada waktu off-peak atau saat listrik tidak banyak dibutuhkan di rumah.

Misalnya, Anda bisa memuat pakaian di siang hari lalu mengatur mesin untuk mulai bekerja pada malam larut setelah jam 22.00. Ini membuat pencucian berjalan saat konsumsi listrik umum lebih rendah.

Fitur ini juga membantu mengatur aktivitas di rumah sehingga tidak semua alat besar berjalan bersamaan, yang seringkali membuat beban listrik puncak semakin berat dan berdampak pada biaya.

Namun pastikan Anda tetap mempertimbangkan aspek keamanan rumah saat meninggalkan mesin cuci menyala dalam waktu tertentu, terutama jika berjalan sendirian di malam hari.

7. Perhatikan Kecepatan Putaran (Spin) dan Perawatan Mesin

Kecepatan putaran (spin) tidak hanya berpengaruh pada waktu pencucian tetapi juga pada energi yang dipakai. Putaran tinggi akan membantu mengeluarkan lebih banyak air dari pakaian, sehingga mengurangi kebutuhan energi jika Anda menjemur atau menggunakan pengering setelahnya.

Selain itu, perawatan rutin mesin cuci sangat penting. Filter dan drum yang bersih serta selang air yang bebas hambatan membantu mesin bekerja lebih efisien dan ringan. Filter yang tersumbat misalnya dapat membuat mesin bekerja lebih keras dan menyerap lebih banyak energi.

Bersihkan bagian filter setelah beberapa kali pemakaian, dan periksa selang serta drum secara berkala agar selalu dalam kondisi prima. Mesin yang terawat cenderung tidak hanya hemat listrik, tetapi juga tahan lama.

8. Tips Tambahan untuk Penghematan Energi Laundry

Selain memperhatikan waktu dan mode pencucian, ada beberapa strategi lain yang bisa membantu mengurangi konsumsi energi keseluruhan di rumah.

Pertama, hindari mengombinasikan mesin cuci dengan peralatan listrik berat lain di waktu yang sama — misalnya oven listrik, AC, atau setrika. Beban listrik yang menumpuk bisa membuat meteran bekerja jauh lebih keras.

Kedua, jika rumah Anda berada di area dengan tarif listrik time-of-use (di mana harga per kWh berubah berdasarkan jam penggunaan), manfaatkan tarif lebih rendah pada off-peak hours untuk menjalankan mesin cuci.

Terakhir, pertimbangkan upgrade ke mesin cuci yang lebih efisien energi jika mesin Anda sudah berusia puluhan tahun. Model baru dengan rating energi yang baik biasanya menghabiskan lebih sedikit listrik per siklus.

Penutup

Menghemat penggunaan listrik saat mencuci pakaian bukan sekadar soal mematikan mesin lebih sering — tetapi tentang memilih waktu, mode, dan kebiasaan yang tepat. Dengan mengikuti strategi yang tepat, Anda bisa menekan konsumsi energi sekaligus menjaga kualitas pakaian tetap bersih.

Bukan hanya soal biaya, tetapi juga tentang membuat rumah tangga lebih efisien dan ramah lingkungan. Dengan menerapkan tips-tips di atas secara konsisten, tagihan listrik bulanan pun bisa menjadi lebih ringan tanpa mengurangi kenyamanan hidup.