6 Cara Cek IMEI iPhone, Perangkat Terdaftar atau Tidak ?

IMEI menjadi istilah yang semakin sering dibicarakan oleh pengguna iPhone, terutama sejak pemerintah Indonesia memberlakukan kebijakan pemblokiran jaringan bagi perangkat ilegal. Banyak orang baru menyadari pentingnya IMEI ketika iPhone yang digunakan tiba-tiba kehilangan sinyal, tidak bisa melakukan panggilan, atau gagal mengakses internet seluler. Padahal, masalah seperti ini sebenarnya bisa dicegah sejak awal dengan melakukan pengecekan IMEI.

Bagi kamu yang ingin membeli iPhone bekas, iPhone dari luar negeri, atau sekadar memastikan perangkat yang digunakan aman, memahami cara cek IMEI iPhone adalah hal wajib. IMEI bukan sekadar angka, melainkan identitas resmi perangkat yang menentukan apakah iPhone bisa digunakan secara normal di jaringan seluler Indonesia. Dalam artikel ini, kita akan membahas enam cara cek IMEI iPhone, sekaligus bagaimana memastikan statusnya terdaftar atau tidak secara resmi.

Apa Itu IMEI dan Mengapa Penting untuk iPhone ?

IMEI (International Mobile Equipment Identity) adalah nomor identitas unik yang dimiliki setiap perangkat seluler. Nomor ini bersifat permanen dan tidak sama antara satu perangkat dengan perangkat lainnya. Pada iPhone, IMEI berfungsi sebagai “sidik jari digital” yang digunakan operator dan pemerintah untuk mengenali perangkat yang terhubung ke jaringan.

Di Indonesia, IMEI digunakan sebagai dasar legalitas ponsel. iPhone yang IMEI-nya tidak terdaftar di database pemerintah berisiko diblokir sinyal selulernya. Artinya, iPhone tersebut hanya bisa digunakan dengan Wi-Fi tanpa fungsi telepon dan data seluler.

Karena itu, cek IMEI iPhone bukan hanya soal keaslian, tetapi juga soal keamanan penggunaan jangka panjang. Tanpa IMEI yang terdaftar, iPhone secanggih apa pun akan kehilangan fungsi utamanya sebagai perangkat komunikasi.

1. Cek IMEI iPhone Paling Cepat dengan Kode *#06#

Cara paling cepat dan praktis untuk cek IMEI iPhone adalah menggunakan kode dial *#06#. Metode ini tidak memerlukan koneksi internet, tidak perlu masuk ke menu pengaturan, dan bisa dilakukan di semua jenis iPhone.

Kamu cukup membuka aplikasi Telepon, lalu mengetik *#06#. Dalam hitungan detik, nomor IMEI akan langsung muncul di layar. Metode ini bersifat universal dan juga bisa digunakan di hampir semua ponsel, tidak hanya iPhone.

Keunggulan cara ini adalah kecepatan dan keamanannya. Kode *#06# hanya berfungsi untuk menampilkan informasi perangkat, tanpa mengubah sistem atau data apa pun. Karena itu, kamu tidak perlu khawatir soal risiko kerusakan.

Bagi banyak orang, metode ini menjadi pilihan utama saat ingin cek IMEI iPhone secara mendadak, misalnya saat bertemu penjual iPhone bekas atau ketika ingin memastikan data perangkat dengan cepat.

2. Cek IMEI iPhone Lewat Menu Pengaturan

Selain menggunakan kode dial, kamu juga bisa cek IMEI iPhone melalui menu Pengaturan di sistem iOS. Cara ini sedikit lebih panjang, tetapi memberikan informasi yang lebih lengkap.

Langkahnya dimulai dengan membuka menu Pengaturan, lalu masuk ke bagian Umum dan pilih Mengenai. Di halaman ini, kamu akan menemukan berbagai informasi perangkat, termasuk nomor IMEI.

Cara ini sangat cocok jika kamu ingin menyalin nomor IMEI untuk keperluan pengecekan di situs resmi seperti Bea Cukai atau Kemenperin. Cukup tekan lama pada nomor IMEI, lalu salin.

Pada iPhone yang mendukung dual SIM, biasanya akan muncul lebih dari satu nomor IMEI. Hal ini penting untuk diperhatikan karena kedua IMEI tersebut perlu terdaftar agar semua fungsi jaringan berjalan normal.

Baca juga :  Teknologi 101: Perkembangan Teknologi Mesin Jahit dari Era Dulu hingga Zaman Modern

3. Cek IMEI di Bagian Belakang iPhone

Untuk iPhone generasi lama seperti iPhone 5, 5c, 5s, 6, dan 6 Plus, Apple mencetak nomor IMEI langsung di bagian belakang bodi perangkat. Nomor ini biasanya terletak di bawah tulisan “iPhone”.

Cara ini sangat praktis karena kamu tidak perlu menyalakan perangkat. Cukup balik iPhone dan perhatikan tulisan kecil di bagian belakangnya.

Namun, metode ini hanya berlaku untuk seri tertentu. Pada iPhone generasi yang lebih baru, Apple sudah tidak lagi mencetak IMEI di bodi belakang, sehingga metode ini tidak bisa digunakan.

Meski begitu, pengecekan fisik tetap penting sebagai langkah pencocokan. IMEI di bodi harus sama dengan IMEI yang muncul di sistem jika perangkat masih dalam kondisi normal dan belum dimodifikasi.

4. Cek IMEI di Slot SIM Card

Cara lain yang bisa dicoba adalah dengan mengecek IMEI di slot kartu SIM. Pada beberapa model iPhone, nomor IMEI atau MEID dicetak kecil di bagian dalam tray SIM card.

Untuk melihatnya, kamu perlu mengeluarkan tray SIM menggunakan pin khusus. Setelah itu, perhatikan bagian atas atau samping tray untuk menemukan nomor IMEI.

Perlu diingat, metode ini tidak tersedia di semua model iPhone, terutama seri terbaru. Namun, jika tersedia, cara ini bisa menjadi opsi tambahan untuk mencocokkan data IMEI.

Pencocokan antara IMEI di tray SIM, menu Pengaturan, dan dus kemasan sangat penting untuk memastikan perangkat tidak mengalami penggantian komponen atau rekondisi yang tidak transparan.

5. Cek IMEI iPhone di Website Bea Cukai

Setelah mengetahui nomor IMEI, langkah berikutnya adalah memastikan apakah IMEI tersebut terdaftar atau tidak. Salah satu cara yang bisa dilakukan adalah melalui website resmi Bea Cukai.

Kamu bisa mengakses situs cek IMEI Bea Cukai melalui browser, lalu memasukkan nomor IMEI iPhone dan kode verifikasi yang tersedia. Setelah itu, sistem akan menampilkan status pendaftaran perangkat.

Pengecekan ini penting terutama untuk iPhone yang dibeli dari luar negeri atau titipan. Jika IMEI belum terdaftar, artinya perangkat belum melalui proses registrasi resmi.

Website Bea Cukai berfungsi sebagai gerbang awal pengecekan legalitas, namun hasilnya sebaiknya tetap dikonfirmasi melalui situs Kemenperin untuk kepastian penggunaan jaringan di Indonesia.

6. Cek IMEI iPhone Lewat Website Kemenperin

Cara paling krusial untuk memastikan legalitas iPhone adalah dengan mengecek IMEI melalui website resmi Kementerian Perindustrian (Kemenperin). Situs ini menjadi acuan utama operator seluler dalam menentukan pemblokiran atau tidaknya sebuah perangkat.

Prosesnya cukup sederhana. Kamu hanya perlu mengakses situs imei.kemenperin.go.id, memasukkan nomor IMEI, lalu mengisi kode verifikasi. Setelah dikirim, sistem akan menampilkan status IMEI tersebut.

Jika IMEI terdaftar, iPhone aman digunakan di jaringan Indonesia. Namun, jika tidak terdaftar, ada risiko besar sinyal akan diblokir, meskipun perangkat masih bisa menyala dan berfungsi secara offline.

Karena itu, pengecekan di situs Kemenperin sebaiknya menjadi langkah wajib sebelum membeli iPhone, terutama dari sumber non-resmi.

Bagaimana Cara Cek iPhone Asli Lewat IMEI ?

IMEI memang bisa digunakan untuk memverifikasi identitas iPhone, tetapi tidak bisa berdiri sendiri sebagai penentu keaslian perangkat. IMEI berfungsi sebagai alat pencocokan data, bukan penilaian kondisi fisik atau keaslian komponen.

Untuk memastikan iPhone asli dan legal, IMEI perlu dikombinasikan dengan beberapa langkah verifikasi. Nomor IMEI di menu Pengaturan harus sama dengan yang tertera di tray SIM atau dus kemasan.

Selain itu, status IMEI di situs Kemenperin menjadi indikator utama legalitas penggunaan jaringan. iPhone dengan IMEI valid tetapi tidak terdaftar tetap berisiko diblokir.

Riwayat pembelian juga penting diperhatikan. iPhone yang dibeli dari distributor resmi atau memiliki bukti registrasi IMEI biasanya lebih aman dibandingkan perangkat dengan asal-usul tidak jelas.

Kesimpulan

Cek IMEI iPhone bukan lagi sekadar formalitas, melainkan langkah penting untuk melindungi diri dari risiko pemblokiran jaringan. Dengan memahami enam cara cek IMEI iPhone, kamu bisa memastikan perangkat yang digunakan aman, legal, dan nyaman untuk jangka panjang.

Sebelum membeli iPhone, terutama bekas atau dari luar negeri, luangkan waktu untuk mengecek IMEI melalui sistem dan situs resmi. Langkah sederhana ini bisa menyelamatkan kamu dari kerugian besar di kemudian hari.