Sebagian besar pengguna Samsung pasti pernah merasa malu atau risih karena orang lain sering membuka ponsel mereka. Entah itu teman yang kepo, keluarga yang pinjam HP, atau adik kecil yang tiba-tiba main sambil kepencet aplikasi penting seperti mobile banking atau chat pribadi. Untungnya, Samsung menyediakan beberapa cara untuk menyembunyikan aplikasi dari pandangan biasa — tanpa uninstall, tanpa kehilangan data, dan tetap bisa diakses saat dibutuhkan.
Artikel ini akan mengulas teknik menyembunyikan aplikasi di ponsel Samsung dari yang paling sederhana sampai yang paling aman, lengkap dengan alasan kapan sebaiknya pakai masing-masing metode. Siapkan kopi, jangan langsung gugup kalau ada yang mau pinjam HP lagi! 😉
Kenapa Kamu Mungkin Ingin Menyembunyikan Aplikasi di Samsung ?
Sebelum kita masuk ke praktiknya, penting untuk tahu dulu kenapa orang orang melakukan ini. Menyembunyikan aplikasi bukan sekadar trik gaya, tapi juga soal privasi dan keamanan:
Menjaga aplikasi sensitif tidak terlihat oleh orang lain
Menghindari notifikasi muncul saat ponsel dipinjam
Mengurangi risiko anak kecil membuka aplikasi yang tidak untuk mereka
Membersihkan tampilan Home Screen dari aplikasi yang jarang dipakai
Menghindari pertanyaan tentang aplikasi tertentu 😅
Singkatnya, menyembunyikan aplikasi bisa menjadi bentuk kontrol atas privasi digitalmu.
1. Menyembunyikan Aplikasi dengan Fitur Bawaan “Hide Apps”
Kalau perangkat Samsungmu sudah menjalankan One UI terbaru (Android 9 atau lebih tinggi), biasanya ada fitur bawaan yang memungkinkan menyembunyikan aplikasi tanpa perlu instal aplikasi tambahan. Ini adalah cara yang paling cepat dan mudah.
Langkah-langkahnya:
Buka menu Pengaturan (Settings) di HP Samsungmu.
Masuk ke bagian Tampilan atau Display.
Pilih Layar Depan (Home Screen).
Cari dan ketuk opsi Sembunyikan Aplikasi (Hide Apps).
Centang aplikasi yang ingin kamu sembunyikan dari layar utama dan app drawer.
Ketuk Simpan / Done / Apply.
Begitu kembali ke layar utama, aplikasi yang kamu pilih tidak akan lagi terlihat — baik di layar Home maupun daftar aplikasi utama. Tapi perlu dicatat: fitur ini hanya menyembunyikan tampilannya. Aplikasi masih tetap terpasang di HP.
Catatan Penting:
Aplikasi yang tersembunyi lewat fitur ini masih bisa muncul lewat kolom pencarian di ponsel, dan tetap terlihat di menu Pengaturan → Aplikasi. Jadi ini bukan proteksi penuh kalau seseorang pintar menemukan lewat fitur pencarian atau menu setelan.
Baca juga : Bagaimana Teknologi Sidik Jari Bekerja: Dari Jari Kamu ke Sistem Keamanan Modern
2. Menggunakan Secure Folder untuk Privasi Lebih Kuat
Kalau tujuanmu bukan hanya menyembunyikan aplikasi dari pandangan umum, tapi juga melindungi aksesnya dengan PIN, pola, atau sidik jari, maka fitur Secure Folder adalah pilihan paling tepat dari Samsung.
Secure Folder ialah ruang terpisah di dalam ponsel yang memanfaatkan platform keamanan Samsung Knox. Apa yang dimasukkan ke dalam folder ini akan “hidup” di ruang privat dan hanya bisa dibuka dengan autentikasi yang kamu atur.
Cara Menyembunyikan Aplikasi Pakai Secure Folder:
Buka Pengaturan → Lock Screen & Security atau Biometrics and Security (nama bisa berbeda tergantung versi One UI).
Pilih menu Secure Folder.
Ikuti langkah setup: login dengan Samsung account, pilih metode kunci (PIN/pattern/password/fingerprint).
Setelah Secure Folder aktif, buka aplikasinya.
Ketuk Add Apps atau simbol tambah (+).
Pilih aplikasi yang ingin dipindahkan ke dalam folder dan disembunyikan.
Ketuk Add untuk memindahkannya.
Ketika aplikasi sudah di dalam Secure Folder, ia tidak akan tampil di app drawer atau layar utama ponsel kamu. Untuk membuka aplikasi ini, orang harus masuk ke Secure Folder dulu dengan metode keamanan yang kamu tetapkan.
Ini membuat Secure Folder sangat ideal untuk menyimpan aplikasi dengan data sensitif seperti WhatsApp pribadi, aplikasi keuangan, atau aplikasi catatan pribadi.
3. Menyembunyikan dengan Menggabungkan Aplikasi ke Folder
Metode ini lebih old school, tetapi tetap efektif secara visual. Dengan cara ini, aplikasi tidak hilang dari sistem, tapi tidak terlihat langsung di Home Screen.
Begini caranya:
Ketuk dan tahan ikon aplikasi yang ingin disembunyikan.
Seret aplikasi itu ke atas ikon aplikasi lain untuk membuat sebuah folder baru.
Namai folder itu misalnya seperti “Tools”, “Game”, atau apa pun yang tidak menarik perhatian.
Masukkan aplikasi lain yang tidak sensitif ke dalam folder tersebut juga.
Dengan trik folder semacam ini, aplikasi sensitifmu “tersembunyi” di balik folder yang tampak normal di layar Home. Ini bukan proteksi teknis, tapi cukup berguna kalau tujuanmu sekadar menyembunyikan dari pandangan cepat.
4. Cara Menyembunyikan Aplikasi Menggunakan Aplikasi Pihak Ketiga
Kalau fitur bawaan Samsung terasa kurang fleksibel atau tidak ada di perangkatmu, kamu bisa pakai launcher pihak ketiga seperti Nova Launcher atau aplikasi khusus hide apps.
Contoh: Nova Launcher
Unduh dan pasang Nova Launcher dari Play Store.
Atur Nova Launcher sebagai launcher default HP.
Tekan lama di layar Home → pilih Settings atau Nova Settings.
Masuk ke App Drawer → temukan opsi Hide Apps.
Centang aplikasi yang ingin disembunyikan.
Kelebihan launcher pihak ketiga adalah memberi kamu kontrol lebih untuk menyembunyikan aplikasi tanpa terikat pada UI bawaan Samsung. Launcher semacam ini sering juga punya fitur tambahan seperti gestur khusus atau screen lock otomatis pada aplikasi tersembunyi.
Namun perlu diperhatikan: meskipun aplikasi tidak tampil di app drawer, launcher pihak ketiga tetap hanya menyembunyikan tampilan, bukan proteksi penuh secara keamanan.
Apakah Aplikasi Betul-Betul Hilang? Menjawab Pertanyaan Umum
Sering timbul pertanyaan: “Kalau saya sembunyikan aplikasi, apakah benar-benar hilang dari sistem?”
Jawabannya: Tidak sepenuhnya.
Semua metode menyembunyikan aplikasi pada dasarnya hanya menyembunyikan tampilannya dari layar utama dan drawer. Aplikasi masih terpasang di ponsel, dan masih bisa diakses melalui:
Pencarian aplikasi (search bar)
Menu Pengaturan → Aplikasi
Notifikasi jika aplikasi mengirim notifikasi aktif
Perbedaan metode menjadi penting di sini. Meski Hide Apps memberi tampilan bersih, ia tidak protektif secara keamanan. Orang yang tahu caranya tetap bisa menemukan aplikasi lewat search atau Settings. Yang benar-benar aman untuk menyembunyikan konten adalah Secure Folder, karena memerlukan autentikasi untuk membuka apapun di dalamnya.
Tips Agar Aplikasi Tidak “Tercium” Orang Lain
Berikut beberapa tips tambahan supaya aplikasi yang kamu sembunyikan tidak mudah terekspos:
Nonaktifkan notifikasi aplikasi yang disembunyikan supaya tidak muncul di bar notifikasi.
Hapus widget yang terkait dengan aplikasi di layar utama.
Gunakan Secure Folder untuk aplikasi yang sangat rahasia.
Gunakan PIN atau sidik jari selain sekadar sembunyikan aplikasi.
Update sistem Android/One UI secara berkala supaya fitur tetap berjalan optimal.
Kapan Sebaiknya Menyembunyikan Aplikasi? Situasi yang Tepat
Menyembunyikan aplikasi bukan hanya soal privasi, tapi juga soal kenyamanan penggunaan. Misalnya:
Saat pinjam HP ke teman yang sering kepo
Sebelum memberikan HP ke anak kecil
Saat bekerja dan ingin memisahkan aplikasi pribadi dengan profesional
Ketika notifikasi aplikasi tertentu mengganggu fokusmu
Pada konteks tertentu, menyembunyikan aplikasi memberi rasa kendali penuh atas pengalaman digitalmu.
Kesimpulan: Pilih Metode yang Tepat Sesuai Kebutuhanmu
Ada beberapa cara untuk menyembunyikan aplikasi di HP Samsung, dan masing-masing punya kekuatan serta kelemahannya sendiri:
Hide Apps bawaan: Cepat dan sederhana, cocok untuk menyembunyikan tampilan.
Secure Folder: Aman dan privat, cocok aplikasi sensitif.
Folder biasa: Tips visual sederhana, tanpa proteksi teknis.
Launcher pihak ketiga: Fleksibel, dengan fitur lanjutan.
Sebelum memilih metode, pikirkan dulu tujuanmu menyembunyikan aplikasi: apakah hanya sekadar tampilan, atau benar-benar perlindungan data? Dari sana kamu bisa pilih pilihan yang paling tepat dan aman untuk ponsel Samsungmu.