PS5 Pro Kebagian Upgrade Visual Besar – PSSR Baru, Resident Evil Requiem, dan Wajah Baru Gaming 2026
Sony baru saja mengumumkan kabar besar bagi pemilik Resident Evil Requiem dan PlayStation 5 Pro, khususnya soal fitur grafis inovatif yang akan hadir dalam beberapa minggu mendatang. Upgrade ini bukan sekadar patch biasa, melainkan pembaruan teknologi upscaling yang membawa perubahan signifikan dalam cara PS5 Pro menampilkan grafik — terutama pada game-game next-gen dengan visual rumit.
Teknologi yang dimaksud bernama PlayStation Spectral Super Resolution (PSSR), yang kini mendapatkan versi upgraded atau lebih canggih. Perubahan ini dirancang untuk memperbaiki kualitas gambar tanpa mengorbankan performa, sehingga pengalaman bermain di PS5 Pro bisa lebih memukau dari sebelumnya.
1. PSSR: Teknologi AI yang Bikin PS5 Pro Makin Tajam
PSSR adalah teknologi AI upscaler yang mengolah gambar game piksel-per-piksel untuk meningkatkan resolusi efektif tanpa memperlambat framerate, serta memberi hasil visual yang lebih tajam. Hingga saat ini, lebih dari 50 game PS5 Pro sudah menerapkan PSSR untuk meningkatkan kualitas tampilannya.
Inovasi terbaru bukan hanya sekadar peningkatan minor — Sony menyebut bahwa versi PSSR yang diluncurkan kini mengambil pendekatan algoritma dan neural network yang sama sekali berbeda dari sebelumnya. Dengan pendekatan baru ini, hasil gambar naik ke level yang secara visual lebih detail dan konsisten dibanding versi lama.
Upgrade ini dianggap lompatan besar bagi teknologi upscaling di konsol, sebab mampu menjaga keseimbangan antara kualitas visual tinggi dan performa frame rate yang stabil — dua keunggulan yang amat penting di game AAA saat ini.
2. Resident Evil Requiem: Game Pertama yang Menampilkan PSSR Terbaru
Yang membuat kabar ini menarik adalah judul game pertama yang memanfaatkan versi PSSR terbaru: Resident Evil Requiem. Game ini resmi dirilis pada 27 Februari 2026 untuk PS5, Xbox Series X/S, PC, serta Nintendo Switch 2, dan mendapatkan sorotan luas dari komunitas gamer karena visualnya yang sangat detail.
Menurut perwakilan dari Capcom, versi baru dari teknologi upscaling ini memungkinkan rendering detail yang biasanya sulit diolah — seperti helaian rambut, tekstur jas, dan efek pencahayaan halus — dilakukan dengan akurasi tinggi. Ini membantu memperdalam imersi pemain dalam atmosfer horor yang menjadi ciri khas Resident Evil.
Fitur teknis ini sangat penting terutama untuk game dengan detail tinggi seperti Requiem di mana karakter dan lingkungan dirancang dengan tingkat kompleksitas visual yang meningkat dibanding generasi sebelumnya.
Baca juga : Ketika Mainboard Smartphone Android Dijadikan Mini PC: Bisa Dipakai Layaknya PC Sungguhan?
3. Kolaborasi Sony dan AMD via Project Amethyst
Upgrade PSSR versi terbaru ini bukan hasil kerja Sony sendirian. Teknologi ini dikembangkan lewat kolaborasi Sony dan AMD dalam sebuah inisiatif bernama Project Amethyst. PSSR versi lama sudah menggunakan elemen dari teknologi upscaling AMD, terutama FSR 4 yang sudah dikenal di PC.
Mark Cerny, lead architect untuk PS5 dan PS5 Pro, menyatakan bahwa peningkatan ini adalah hasil dari enam bulan kerja intensif bersama AMD untuk memperhalus baik algoritma maupun neural network yang mendasari PSSR. Dengan pengembangan ini, PSSR didesain agar bisa memberikan output gambar yang setara atau bahkan lebih baik dari teknologi upscaling kompetitor seperti DLSS di platform lain.
Kolaborasi ini menunjukkan bahwa Sony tidak sekadar mengikuti arus tren visual gaming, melainkan turut mendorong batas teknologi yang bisa diterapkan di konsol untuk memperkaya pengalaman visual tanpa harus menambah beban hardware secara signifikan.
4. Update Sistem PS5 Pro akan Hadir di Maret 2026
Sony memastikan bahwa upgrade PSSR tidak hanya hadir di satu game — meski Resident Evil Requiem menjadi yang pertama mengimplementasikannya sejak rilis. Rencananya, pembaruan sistem software untuk PS5 Pro akan diluncurkan pada Maret 2026 dengan opsi baru di menu pengaturan yang bernama “Enhance PSSR Image Quality”.
Fitur ini memungkinkan pemain untuk mengaktifkan atau menonaktifkan PSSR versi terbaru dalam game yang sudah mendukung teknologi tersebut. Setelah pembaruan sistem resmi dirilis, judul-judul lain yang telah mengintegrasikan PSSR lama dapat diupgrade untuk memanfaatkan versi baru, sehingga semakin banyak game yang mendapat peningkatan visual signifikan hanya dengan sekali update.
Sony belum mengumumkan judul lain yang termasuk daftar upgrade, tetapi berdasarkan pola rilis sebelumnya, besar kemungkinan game-game Pro Enhanced yang populer seperti Marvel’s Wolverine, GTA 6, atau Saros juga akan kebagian pembaruan ini nantinya.
5. Dampak Visual: Tekstur dan Detail Tinggi Lebih Mudah Diolah
Salah satu bukti nyata kemampuan PSSR terbaru adalah bagaimana Resident Evil Requiem memproses detail rumit yang dulu sulit di-upscale. Misalnya, masing-masing helai rambut atau kumis karakter diproses sebagai poligon individual yang berinteraksi realistis terhadap cahaya dan gerakan, menghasilkan efek visual yang lebih natural dan immersive.
Detail seperti ini biasanya menjadi tantangan besar bagi upscaler tradisional, dan sering menghasilkan artefak visual jika dipaksakan. Dengan algoritma yang diperbarui, PSSR sekarang mampu memproses detail kompleks tanpa mengorbankan frame rate atau ketajaman keseluruhan.
Kemampuan seperti ini tidak hanya penting bagi game single-player berorientasi visual, tapi juga bisa berdampak pada pengalaman multiplayer atau dunia terbuka yang kaya grafis, di mana detail tingkat tinggi membantu memperkuat kedalaman dunia game secara keseluruhan.
6. Reaksi Komunitas dan Ekspektasi Gamer
Sejak Resident Evil Requiem diumumkan termasuk game pertama yang memanfaatkan PSSR terbaru, komunitas gamer aktif berdiskusi soal kualitas visual yang tampil di versi PS5 Pro. Banyak pengamat teknis dan gamer pelopor yang memuji bagaimana performa game tersebut terlihat sangat stabil, bahkan dalam adegan berat sekalipun — sesuatu yang tidak selalu terjadi dengan upscaler tradisional.
Diskusi online juga menunjukkan antisipasi yang tinggi terhadap bagaimana judul lain akan mengimplementasikan teknologi ini setelah pembaruan sistem dirilis. Ada spekulasi bahwa versi baru PSSR mungkin sebenarnya sudah aktif di Resident Evil Requiem bahkan sebelum sistem update dirilis secara publik.
Respons ini menunjukkan bahwa antusiasme terhadap inovasi grafis masih tinggi di komunitas, terutama bagi mereka yang sudah memiliki PS5 Pro dan ingin memaksimalkan kemampuan konsol mereka.
7. Perbandingan PSSR dan Teknologi Upscaling Lainnya
Meskipun Sony belum menyematkan nama resmi seperti “PSSR 2.0”, upgrade ini membawa fitur yang secara fungsional mirip dengan upscaling next-gen yang ditemukan di PC, seperti AMD FSR 4 atau NVIDIA DLSS 4.5. Kolaborasi dengan AMD memang membawa pengaruh besar terhadap bagaimana PSSR berevolusi, mencerminkan perubahan tren teknologi yang makin mengandalkan AI-assisted upscaling.
Kelebihan utama PSSR adalah fokusnya pada pixel-per-pixel enhancement yang sangat detail dan dikembangkan khusus untuk arsitektur PS5 Pro, sehingga membuatnya optimal untuk game yang sudah mendukung mode Pro Enhanced. Ketika teknologi ini diaktifkan, pemain bisa melihat perbedaan visual signifikan tanpa penurunan performa drastis, sesuatu yang menjadi tantangan bagi banyak teknologi upscaling lainnya.
8. Masa Depan Dukungan PSSR di PS5 Pro
Dengan pembaruan sistem yang akan datang pada Maret, era baru visual game di PS5 Pro diprediksi akan dimulai. Sony sudah memastikan bahwa banyak judul lama akan mendapatkan upgrade, dan kemungkinan judul masa depan akan langsung memanfaatkan PSSR terbaru sejak awal pengembangan.
Hal ini berarti bahwa platform PS5 Pro kini tidak hanya unggul dari sisi hardware, tetapi juga dari sisi teknologi software enhancement yang terus berkembang. Jika konsol mampu memaksimalkan kemampuan ini, maka ekspektasi terhadap konsol generasi selanjutnya pun akan semakin tinggi — menuntut dukungan upscaling dan AI processing yang lebih canggih lagi di masa depan.
Penutup: PS5 Pro Makin Memikat di 2026
Upgrade PSSR yang dibawa Sony merupakan langkah penting bagi PS5 Pro dalam memaksimalkan potensi grafis game modern. Dengan Resident Evil Requiem sebagai batu loncatan, teknologi ini membuka pintu bagi pengalaman visual yang lebih realistis tanpa mengorbankan performa. Ini sekaligus menunjukkan bahwa investasi Sony dalam kolaborasi teknologi — terutama Project Amethyst bersama AMD — kini membuahkan hasil nyata yang bisa dinikmati para pemain.
Bagi para pemilik PS5 Pro, pembaruan yang akan datang tidak hanya sekadar fitur baru, tetapi sebuah evolusi pengalaman bermain yang semakin realistis dan memukau di tahun 2026.