Tutorial Service HP Samsung A33 – Masalah Saat Di Charge
Mengatasi Masalah “HP Menangis” Saat Dicas dalam Kondisi Mati
Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Pada artikel kali ini saya ingin berbagi pengalaman menangani satu kasus yang cukup sering membuat teknisi bingung, khususnya setelah proses perbaikan berat seperti reball CPU. Kasus ini terjadi pada Samsung A33, dengan gejala unik: HP normal saat dicas dalam kondisi menyala, tetapi ketika dimatikan lalu dicas justru muncul ikon “menangis” dan pengisian terputus.
Masalah seperti ini sering disalahartikan sebagai kerusakan baterai, IC charger, atau bahkan CPU yang dianggap gagal reball. Padahal, setelah ditelusuri lebih dalam, sumber masalahnya bisa jauh lebih sederhana—asal kita tahu cara analisis dan jalur yang harus disentuh.
1. Gambaran Masalah yang Dihadapi
Sebelum masuk ke perbaikan, penting untuk memahami pola kerusakan agar tidak salah arah.
Ciri-ciri yang ditemukan pada Samsung A33 ini antara lain:
HP menyala normal
Saat HP menyala dan dicas, arus masuk normal (sekitar 1,5–1,9 ampere)
Persentase baterai bertambah
Semua fitur pasca reball CPU normal (kamera, sentuh, sinyal, WiFi, Bluetooth)
Namun masalah muncul ketika:
HP dimatikan
Charger dicolokkan
Muncul ikon baterai dengan ekspresi menangis
Arus charger putus-nyambung
Persentase baterai tidak muncul
Ini menandakan bahwa sistem pengisian saat mode off tidak bekerja dengan semestinya, biasanya berkaitan dengan sensor suhu, jalur proteksi, atau pembacaan baterai.
2. Alat yang Digunakan dan Fungsinya
Sebelum memulai pengerjaan, berikut alat-alat yang wajib disiapkan. Setiap alat memiliki fungsi penting dan tidak boleh asal diganti.
🔧 Obeng Presisi
Digunakan untuk membuka baut penutup mesin bagian bawah. Pastikan menggunakan ukuran yang pas agar kepala baut tidak dol.
🔧 Pinset Ujung Halus
Berfungsi untuk melepas fleksibel LCD, kabel antena, dan membantu pemasangan jumper. Pinset harus bersih dan tidak magnet berlebihan.
🔧 Cairan Pembersih (IPA / Alkohol)
Digunakan untuk membersihkan area mesin, terutama sebelum melakukan jumper. Jalur kotor bisa menyebabkan jumper tidak efektif.
🔧 Kabel Jumper / Kawat Email
Digunakan untuk menyambungkan dua titik jalur. Gunakan kawat tipis agar tidak merusak komponen sekitar.
🔧 Multimeter / Charger Tester
Untuk memantau arus pengisian. Alat ini sangat penting untuk memastikan hasil perbaikan berhasil atau tidak.
Baca juga : PS5 Pro Kebagian Upgrade Visual Besar – PSSR Baru, Resident Evil Requiem, dan Wajah Baru Gaming 2026
3. Tahap Pembongkaran HP
Langkah awal adalah fokus ke area mesin bawah, karena masalah pengisian saat HP mati hampir selalu berkaitan dengan jalur bawah.
Langkah-langkah:
Matikan HP sepenuhnya
Lepas SIM tray
Buka baut penutup mesin bawah
Lepaskan kabel antena
Lepas fleksibel LCD secara perlahan
Jika fleksibel lengket, bantu dengan sedikit cairan IPA
Angkat penutup mesin hingga area PCB terlihat jelas
⚠️ Catatan penting:
Pastikan tidak ada fleksibel yang masih tersangkut. Banyak kerusakan tambahan terjadi karena terburu-buru saat membuka.
4. Analisa Area dan Penyebab Masalah
Setelah PCB terlihat, fokuskan pengamatan pada:
Area jalur sensor suhu
Jalur proteksi charging
Titik test point di sekitar IC power
Kasus seperti ini umumnya terjadi karena:
Jalur sensor suhu tidak terbaca saat HP mati
Sistem menganggap baterai dalam kondisi overheat
Akibatnya muncul ikon “menangis” dan charging diputus
Saat HP menyala, sistem membaca sensor dengan cara berbeda, sehingga charging masih berjalan normal.
5. Solusi: Teknik Jumper Jalur (Trik Aman)
Setelah analisa, solusi yang digunakan adalah jumper jalur tertentu untuk menstabilkan pembacaan saat mode off.
Titik Jumper yang Digunakan:
Kaki nomor 6 (PO6)
Cara menghitung:
Hitung dari satu sisi komponen:
1 – 2 – 3 – 4 – 5 – 6
Disambungkan ke titik test point (TP) sesuai jalur
Cara Melakukan Jumper:
Bersihkan area dengan alkohol
Siapkan kabel jumper tipis
Solder ujung pertama ke kaki PO6
Solder ujung kedua ke test point
Pastikan solderan:
Tidak menyentuh jalur lain
Tidak terlalu tebal
Tidak bergerak saat disentuh pinset
Ini adalah trik jumper, bukan solusi pabrik, tetapi terbukti efektif untuk kasus serupa.
6. Perakitan Kembali dan Pengujian
Setelah proses jumper selesai dilakukan, tahap berikutnya adalah perakitan ulang perangkat dengan penuh ketelitian. Pasang kembali fleksibel LCD secara perlahan dan pastikan konektornya benar-benar terkunci sempurna agar tidak menimbulkan masalah layar blank atau tidak responsif setelah dirakit. Periksa seluruh jalur kabel, terutama kabel antena dan fleksibel kecil di area bawah, supaya tidak ada yang terjepit di antara rangka dan penutup mesin. Kabel yang terlipat atau tertekan bisa menyebabkan sinyal hilang atau bahkan short baru. Setelah semuanya dipastikan aman, pasang kembali penutup mesin bawah dan kencangkan baut sesuai posisi semula. Jangan terlalu kencang agar drat tidak rusak, namun juga jangan longgar supaya grounding tetap optimal. Terakhir, sambungkan kembali kabel antena dengan posisi presisi dan pastikan terdengar atau terasa klik saat terpasang.
Tahap pengujian menjadi penentu apakah perbaikan benar-benar berhasil atau tidak. Dalam kondisi HP masih mati, langsung colokkan charger dan amati pergerakan arus menggunakan charger tester atau power supply. Jika perbaikan sukses, arus akan masuk stabil di kisaran ±1,9 ampere tanpa putus-nyambung. Ikon baterai akan muncul normal di layar tanpa simbol “menangis”, dan persentase baterai mulai tampil seperti seharusnya. Tidak ada lagi gejala charging terputus atau layar berkedip. Jika semua indikator tersebut terpenuhi, maka dapat dipastikan jalur sudah kembali normal dan proses jumper bekerja dengan baik. Perangkat kini bisa mengisi daya baik dalam kondisi menyala maupun mati.
7. Analisis Teknis Penyebab dan Pencegahan Kasus Charging “Menangis”
Kasus HP Samsung yang menampilkan ikon baterai “menangis” saat dicas dalam kondisi mati pada dasarnya berkaitan erat dengan sistem proteksi suhu dan jalur sensor daya. Pada banyak seri Samsung, terutama kelas menengah seperti A-series, sistem charging tidak hanya bergantung pada IC charger, tetapi juga pada pembacaan data dari jalur sensor tertentu yang terhubung ke PMIC. Ketika jalur ini terputus, resistansinya berubah, atau pembacaannya tidak sesuai standar, sistem akan menganggap terjadi anomali seperti suhu ekstrem, arus tidak stabil, atau tegangan tidak aman. Akibatnya, meskipun secara fisik arus masuk, sistem menolak proses charging dan menampilkan peringatan visual berupa ikon menangis.
Kondisi ini sering muncul setelah proses reball CPU, penggantian IC, atau servis berat lainnya. Panas berlebih saat pengerjaan bisa menyebabkan micro crack pada jalur, solder pad melemah, atau komponen kecil di sekitar area bawah mesin mengalami perubahan nilai. Di sinilah pentingnya analisis logika sebelum mengganti komponen secara membabi buta. Teknik jumper menjadi solusi efektif karena berfungsi memulihkan jalur sinyal yang tidak terbaca sistem, tanpa harus mengganti IC yang biayanya mahal dan risikonya tinggi.
Sebagai langkah pencegahan, teknisi sebaiknya selalu melakukan pengecekan charging dalam dua kondisi: HP menyala dan mati. Selain itu, gunakan suhu panas yang terkontrol saat rework, hindari overheat di area PMIC, dan biasakan membersihkan sisa flux agar tidak memicu pembacaan sensor yang keliru. Pendekatan teliti seperti ini akan meminimalkan kasus serupa di kemudian hari.
8. Kesimpulan dan Tips untuk Teknisi
Kasus Samsung A33 ini memberikan beberapa pelajaran penting:
Jangan langsung menyalahkan CPU setelah reball
Masalah charging saat HP mati sering berkaitan dengan jalur sensor
Ikon “menangis” bukan selalu baterai rusak
Teknik jumper bisa menjadi solusi efektif jika dilakukan dengan benar
Multimeter dan pengamatan arus adalah kunci analisa
Dengan pendekatan tenang, logika, dan langkah terukur, HP yang terlihat “sulit” ternyata bisa kembali normal hanya dengan satu jalur kecil.
Semoga tutorial ini bermanfaat dan bisa menjadi referensi bagi teknisi lain yang menemui kasus serupa.
Tetap semangat di meja servis, sabar, dan jangan takut menganalisa.
Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.