Tradisi berbagi THR (Tunjangan Hari Raya) sudah menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari momen Lebaran di Indonesia. Dulu, THR identik dengan uang tunai yang dimasukkan ke dalam amplop, lalu dibagikan secara langsung saat silaturahmi. Namun, seiring perkembangan zaman—dan gaya hidup yang makin digital—cara berbagi THR pun ikut berubah.
Sekarang, tanpa harus bertemu langsung, kita sudah bisa mengirim THR hanya lewat smartphone. Bahkan, prosesnya bisa selesai dalam hitungan detik. Praktis, cepat, dan tetap terasa personal karena bisa disertai pesan atau ucapan.
Fenomena ini bukan sekadar perubahan kebiasaan, tapi juga menunjukkan bagaimana teknologi keuangan (fintech) mulai menggantikan cara-cara tradisional. Dari e-wallet, mobile banking, sampai bahkan crypto—semuanya bisa digunakan untuk berbagi THR.
Dalam artikel ini, kita akan membahas beberapa aplikasi populer yang bisa digunakan untuk kirim THR online, lengkap dengan cara kerja, kelebihan, dan alasan kenapa mereka jadi pilihan banyak orang.
1. GoPay – Kirim THR Langsung ke Kontak dengan Fitur Khusus
GoPay menjadi salah satu aplikasi yang paling populer untuk kirim THR secara online. Salah satu keunggulannya adalah adanya fitur khusus THR yang membuat proses pengiriman jadi lebih menarik dan interaktif.
Pengguna cukup membuka aplikasi, memilih fitur THR, lalu menentukan penerima dari daftar kontak atau memasukkan nomor baru. Setelah itu, tinggal memasukkan nominal dan pesan ucapan Lebaran.
Menariknya, GoPay juga memungkinkan pengiriman dengan konsep yang lebih seru, seperti membagikan THR ke banyak orang sekaligus. Hal ini membuat pengalaman berbagi terasa lebih “hidup”, meskipun dilakukan secara digital.
2. DANA – Transfer Cepat Tanpa Ribet
DANA adalah salah satu e-wallet yang terkenal karena kemudahan penggunaannya. Untuk kirim THR, pengguna hanya perlu masuk ke menu “Kirim”, memasukkan nomor penerima, lalu menentukan jumlah uang yang ingin dikirim.
Prosesnya sangat cepat dan tidak membutuhkan langkah yang rumit. Bahkan, pengguna bisa langsung transfer hanya dengan nomor telepon tanpa perlu rekening bank.
Keunggulan lain dari DANA adalah fleksibilitasnya. Selain kirim ke sesama pengguna, saldo juga bisa ditransfer ke rekening bank, sehingga cocok untuk keluarga yang belum menggunakan e-wallet.
Baca juga : 7 Cara Teknologi Diam-Diam Mengontrol Hidup Kita (Tanpa Kita Sadari)
3. ShopeePay – Praktis dan Terintegrasi dengan E-Commerce
ShopeePay menawarkan kemudahan dalam mengirim THR, terutama bagi pengguna aktif platform e-commerce.
Melalui aplikasi Shopee, pengguna bisa langsung mengakses ShopeePay dan melakukan transfer ke sesama pengguna, baik melalui nomor telepon maupun QR code. Prosesnya cepat dan bisa dilakukan hanya dalam beberapa langkah sederhana.
Selain itu, ShopeePay juga sering memberikan promo atau cashback yang membuat pengiriman THR terasa lebih hemat.
4. Mobile Banking – Solusi Paling Universal
Tidak semua orang menggunakan e-wallet. Di sinilah mobile banking menjadi solusi yang paling universal.
Beberapa aplikasi mobile banking populer seperti:
BCA Mobile
Livin’ by Mandiri
BRImo
BNI Mobile Banking
memungkinkan pengguna untuk langsung transfer THR ke rekening siapa pun.
Keunggulan utama mobile banking adalah jangkauannya yang luas. Hampir semua orang memiliki rekening bank, sehingga metode ini tetap relevan dan banyak digunakan. Selain itu, proses transfer juga semakin cepat berkat sistem perbankan digital.
5. myBCA – Fitur “BagiBagi” yang Lebih Interaktif
Bank Central Asia melalui aplikasi myBCA menghadirkan fitur unik bernama “BagiBagi”.
Fitur ini memungkinkan pengguna untuk membagikan THR ke banyak orang sekaligus menggunakan sistem kode klaim. Pengirim cukup menentukan total dana dan jumlah penerima, lalu sistem akan membagikannya secara otomatis.
Penerima hanya perlu memasukkan kode untuk mendapatkan THR mereka. Konsep ini mirip dengan “angpao digital” dan membuat proses berbagi terasa lebih seru dan modern.
6. E-Commerce & Voucher Digital – THR dalam Bentuk Hadiah
Selain uang tunai, THR juga bisa diberikan dalam bentuk voucher atau saldo digital melalui platform e-commerce seperti Tokopedia dan Bukalapak.
Pengguna bisa mengirim:
gift card
voucher belanja
saldo digital
Cara ini cocok untuk memberikan THR yang lebih “terarah”, misalnya untuk kebutuhan tertentu seperti belanja atau makanan.
Selain itu, THR dalam bentuk voucher juga terasa lebih unik dan personal dibandingkan transfer uang biasa.
7. PINTU – Kirim THR dalam Bentuk Crypto
PINTU menghadirkan cara yang berbeda dalam berbagi THR, yaitu melalui aset crypto.
Dengan fitur “Send”, pengguna bisa mengirim crypto ke sesama pengguna PINTU hanya dengan memasukkan username. Prosesnya cepat dan bahkan bisa disertai kartu ucapan digital.
Konsep ini mungkin masih terdengar baru, tapi menunjukkan arah masa depan keuangan digital. THR tidak lagi harus berupa uang tunai, tapi bisa menjadi aset investasi yang nilainya berpotensi meningkat.
Kenapa THR Digital Semakin Populer ?
Perubahan dari THR tunai ke digital bukan tanpa alasan. Ada beberapa faktor yang membuat metode ini semakin diminati.
Pertama adalah kepraktisan. Tidak perlu menarik uang tunai atau bertemu langsung, semuanya bisa dilakukan dari mana saja.
Kedua adalah kecepatan. Transfer bisa dilakukan dalam hitungan detik, bahkan saat kondisi sibuk menjelang Lebaran.
Ketiga adalah keamanan. Risiko kehilangan uang tunai bisa diminimalkan karena semua transaksi tercatat secara digital.
Selain itu, teknologi juga membuat pengalaman berbagi menjadi lebih kreatif, misalnya dengan fitur pesan, desain kartu ucapan, atau sistem pembagian acak.
Tips Aman Kirim THR Online Agar Tidak Salah Kirim dan Terhindar dari Penipuan
Di balik kemudahan kirim THR secara digital, ada satu hal penting yang sering dianggap sepele: keamanan. Banyak kasus terjadi bukan karena aplikasinya bermasalah, tapi karena kelalaian pengguna sendiri. Salah satu yang paling sering adalah salah memasukkan nomor tujuan. Sekali transfer dilakukan, terutama antar e-wallet atau bank, proses pembatalan biasanya cukup sulit.
Karena itu, penting untuk selalu mengecek ulang data penerima sebelum mengirim. Pastikan nama yang muncul di layar sudah sesuai, bukan hanya nomor yang terlihat benar. Selain itu, hindari terburu-buru saat melakukan transaksi, apalagi di momen Lebaran di mana aktivitas digital meningkat drastis.
Hal lain yang perlu diperhatikan adalah potensi penipuan. Jangan mudah percaya dengan link atau pesan yang mengatasnamakan aplikasi tertentu dan menawarkan “THR gratis”. Bisa jadi itu adalah phishing yang bertujuan mencuri data akun.
Gunakan hanya aplikasi resmi, aktifkan verifikasi tambahan seperti PIN atau biometrik, dan jangan pernah membagikan kode OTP kepada siapa pun. Dengan sedikit kehati-hatian, kirim THR online bisa tetap aman sekaligus nyaman.
Penutup
Froz, kalau dulu THR identik dengan amplop dan tatap muka, sekarang maknanya sudah berkembang. Teknologi tidak menghilangkan tradisi, tapi justru mengubah cara kita menjalankannya.
Dari GoPay hingga PINTU, semua aplikasi menawarkan cara berbeda untuk berbagi kebahagiaan di hari raya.
Yang menarik, perubahan ini bukan cuma soal kemudahan, tapi juga soal arah masa depan. Kita sedang melihat pergeseran besar dari uang fisik ke digital, dari interaksi langsung ke interaksi berbasis sistem.
Namun satu hal yang tetap sama: esensi THR itu sendiri.
Bukan soal nominalnya, tapi tentang berbagi, perhatian, dan kebahagiaan.
Dan di era digital ini, berbagi itu jadi jauh lebih mudah—tinggal satu klik, tapi maknanya tetap sampai.