7 Fitur Andalan di Opera yang Harusnya Juga Ada di Google Chrome
Google Chrome masih menjadi browser paling populer di dunia hingga saat ini. Kecepatan, kompatibilitas dengan berbagai situs web, integrasi erat dengan layanan Google, serta koleksi ekstensi yang sangat melimpah membuat Chrome menjadi pilihan utama bagi jutaan pengguna. Mulai dari pelajar, pekerja kantoran, programmer, hingga content creator, hampir semuanya pernah menggunakan browser besutan Google tersebut.
Namun, popularitas tidak selalu berarti paling lengkap. Di balik dominasi Chrome, terdapat browser lain yang diam-diam menawarkan sejumlah fitur menarik yang bahkan belum tersedia secara bawaan di Chrome. Salah satu browser yang paling sering menjadi sorotan dalam hal inovasi fitur adalah Opera.
Opera mungkin tidak memiliki pangsa pasar sebesar Chrome, tetapi browser ini dikenal berani menghadirkan fitur-fitur unik yang langsung tertanam di dalam aplikasi tanpa perlu memasang ekstensi tambahan. Banyak pengguna yang mencoba Opera justru terkejut karena menemukan berbagai fitur praktis yang ternyata sangat membantu aktivitas sehari-hari.
Menariknya, beberapa fitur tersebut sebenarnya sangat relevan jika dihadirkan di Chrome. Bahkan sebagian pengguna Chrome harus memasang beberapa ekstensi sekaligus hanya untuk mendapatkan fungsi yang di Opera sudah tersedia secara bawaan.
Lantas, fitur apa saja yang membuat Opera terasa lebih praktis dibandingkan Chrome? Berikut tujuh fitur andalan Opera yang seharusnya juga tersedia secara resmi di Google Chrome.
1. Split-Screen untuk Membuka Dua Tab Sekaligus
Salah satu fitur paling menarik di Opera adalah Split Screen atau layar terbagi.
Fitur ini memungkinkan pengguna membuka dua situs web secara berdampingan dalam satu jendela browser. Cara menggunakannya pun sangat sederhana. Pengguna hanya perlu menyeret satu tab ke tab lainnya, lalu Opera secara otomatis membagi layar menjadi dua bagian.
Fitur ini sangat berguna untuk berbagai kebutuhan, seperti:
- Membaca referensi sambil menulis artikel
- Membandingkan harga produk di dua toko online
- Menonton video tutorial sambil mempraktikkannya
- Membuka dokumen dan sumber penelitian secara bersamaan
- Mengikuti kelas online sambil mencatat materi
Selama ini pengguna Chrome biasanya harus mengandalkan fitur Snap Layout di Windows atau membuka dua jendela browser secara terpisah. Meskipun bisa dilakukan, cara tersebut terasa kurang praktis dibandingkan sistem bawaan yang dimiliki Opera.
Dengan semakin banyaknya aktivitas multitasking saat ini, fitur split-screen sebenarnya sudah layak menjadi fitur standar di browser modern seperti Chrome.
2. Alat Screenshot Bawaan yang Lebih Lengkap
Mengambil screenshot sudah menjadi aktivitas yang sangat umum ketika berselancar di internet.
Mulai dari menyimpan informasi penting, mengabadikan percakapan, hingga mendokumentasikan halaman web untuk keperluan pekerjaan, screenshot menjadi kebutuhan sehari-hari bagi banyak orang.
Opera memahami kebutuhan tersebut dengan menyediakan alat screenshot bawaan yang jauh lebih fleksibel dibandingkan fitur screenshot standar sistem operasi.
Keunggulan fitur screenshot Opera antara lain:
- Mengambil screenshot area tertentu
- Mengambil screenshot satu halaman penuh
- Menyimpan hasil dalam format gambar
- Menyimpan halaman sebagai PDF
- Memberikan anotasi sederhana
Sementara itu, pengguna Chrome biasanya harus menggunakan kombinasi tombol keyboard atau memasang ekstensi tambahan jika ingin mengambil screenshot panjang (scrolling screenshot).
Bagi pengguna yang sering melakukan riset atau dokumentasi online, fitur bawaan seperti ini jelas lebih praktis karena tidak perlu bergantung pada aplikasi pihak ketiga.
Baca juga : Sonar Aktif vs Sonar Pasif: Teknologi Pendengaran Bawah Laut yang Menentukan Hidup dan Mati Kapal Selam
3. Sidebar yang Sangat Multifungsi
Jika ada satu fitur Opera yang paling sering dipuji penggunanya, maka jawabannya adalah Sidebar.
Sidebar merupakan panel samping yang selalu tersedia di sisi kiri browser dan dapat diisi dengan berbagai layanan favorit pengguna.
Melalui Sidebar, pengguna bisa langsung mengakses:
- Telegram
- Facebook Messenger
- X (Twitter)
- ChatGPT
- Aria AI
- Bookmark
- Riwayat browsing
Keuntungan terbesar dari fitur ini adalah pengguna tidak perlu terus-menerus berpindah tab.
Sebagai contoh, ketika sedang bekerja dan menerima pesan WhatsApp, pengguna cukup membuka panel Sidebar tanpa harus meninggalkan halaman utama yang sedang dibaca.
Hal ini membuat pengalaman multitasking menjadi jauh lebih nyaman.
Chrome memang memungkinkan fungsi serupa melalui ekstensi, tetapi integrasi bawaan seperti yang dimiliki Opera terasa lebih stabil, lebih cepat, dan lebih rapi.
Dalam era ketika produktivitas menjadi prioritas utama, keberadaan Sidebar sebenarnya dapat meningkatkan efisiensi kerja secara signifikan.
4. Pemutar Video dengan Fitur Ekstra
Menonton video kini menjadi salah satu aktivitas utama pengguna internet.
Mulai dari YouTube, Netflix, Disney+, hingga berbagai platform pembelajaran online, hampir semua orang menghabiskan waktu berjam-jam setiap minggu untuk menonton video melalui browser.
Opera menghadirkan pengalaman menonton yang lebih nyaman melalui pemutar video bawaan yang kaya fitur.
Salah satu fitur unggulannya adalah Picture-in-Picture (PiP).
Fitur ini memungkinkan video tetap diputar dalam jendela kecil yang mengambang di atas aplikasi lain.
Menariknya, implementasi PiP di Opera memiliki sejumlah kelebihan seperti:
- Ukuran jendela dapat diubah sesuka hati
- Transparansi dapat diatur
- Subtitle tetap muncul
- Posisi jendela bebas dipindahkan
- Tombol kontrol cepat tersedia langsung di pemutar
Selain itu, Opera juga menyediakan fitur peningkatan kualitas video dan penajaman gambar secara langsung dari browser.
Bagi pengguna yang sering menonton video sambil bekerja, fitur-fitur ini sangat membantu meningkatkan kenyamanan.
Chrome memang mendukung Picture-in-Picture, tetapi implementasinya belum sefleksibel yang dimiliki Opera.
5. Aksi Cepat Saat Menyorot Teks
Ketika sedang membaca artikel atau melakukan riset, pengguna sering menyorot teks untuk menyalin, menerjemahkan, atau mencari informasi tambahan.
Opera menghadirkan pengalaman yang lebih cerdas melalui fitur Quick Actions.
Saat pengguna menyorot teks, akan muncul jendela kecil berisi berbagai opsi seperti:
- Copy
- Search
- Screenshot
- Translate
- Ask Aria AI
Fitur Ask Aria menjadi salah satu yang paling menarik.
Pengguna dapat langsung bertanya kepada AI mengenai teks yang dipilih tanpa harus membuka tab baru.
Sebagai contoh, jika menemukan istilah teknis yang sulit dipahami, pengguna cukup menyorot istilah tersebut lalu meminta Aria menjelaskan maknanya.
Proses yang biasanya membutuhkan beberapa langkah kini dapat dilakukan hanya dalam hitungan detik.
Jika Chrome mengadopsi fitur serupa dengan Gemini atau AI miliknya sendiri, pengalaman browsing akan menjadi jauh lebih interaktif dan efisien.
6. Pinboard untuk Menyimpan dan Mengorganisasi Ide
Saat melakukan penelitian atau mengumpulkan referensi, sering kali pengguna membuka puluhan tab sekaligus.
Masalahnya, tab-tab tersebut mudah hilang atau terlupakan ketika browser ditutup.
Opera menawarkan solusi menarik melalui fitur Pinboard.
Pinboard adalah papan digital tempat pengguna dapat mengumpulkan berbagai jenis konten seperti:
- Link website
- Gambar
- Catatan
- Cuplikan teks
- Referensi proyek
Semua konten tersebut dapat disusun secara visual dalam satu tempat.
Keunggulan lainnya adalah Pinboard dapat dibagikan kepada orang lain melalui tautan khusus tanpa perlu membuat akun tambahan.
Fitur ini sangat berguna untuk:
- Kerja tim
- Perencanaan proyek
- Riset akademik
- Inspirasi desain
- Pengumpulan referensi artikel
Pengguna Chrome biasanya harus menggunakan layanan terpisah seperti Pinterest, Notion, Trello, atau aplikasi pencatat lainnya untuk mendapatkan fungsi serupa.
Dengan adanya Pinboard bawaan, proses pengelolaan referensi menjadi jauh lebih sederhana.
7. Perlindungan Privasi yang Lebih Lengkap
Privasi menjadi isu yang semakin penting di era digital modern.
Banyak pengguna kini mulai sadar bahwa aktivitas online mereka sering dilacak oleh berbagai pihak untuk kepentingan iklan maupun analisis data.
Opera mencoba menjawab kekhawatiran tersebut dengan menghadirkan sejumlah fitur keamanan bawaan.
Beberapa fitur privasi unggulan Opera meliputi:
Pemblokir Iklan Bawaan
Opera dapat memblokir iklan secara otomatis tanpa memerlukan ekstensi tambahan.
Selain membuat halaman lebih bersih, fitur ini juga membantu mempercepat waktu pemuatan situs.
Pemblokir Tracker
Banyak situs menggunakan tracker untuk memantau perilaku pengguna.
Opera memungkinkan pengguna memblokir tracker tersebut sehingga aktivitas browsing menjadi lebih privat.
VPN Gratis
Salah satu fitur paling terkenal dari Opera adalah VPN bawaan.
VPN ini memungkinkan pengguna menyembunyikan alamat IP dan meningkatkan privasi saat berselancar di internet.
Meskipun bukan pengganti VPN premium, fitur ini tetap sangat berguna bagi banyak pengguna.
Kontrol Perizinan yang Lebih Detail
Opera memberikan kontrol yang cukup lengkap terhadap:
- Lokasi
- Kamera
- Mikrofon
- Cookie
- Notifikasi
Dengan demikian pengguna memiliki kendali lebih besar terhadap data pribadi mereka.
Chrome memang memiliki sebagian besar fitur tersebut, tetapi banyak di antaranya memerlukan konfigurasi tambahan atau pemasangan ekstensi pihak ketiga.
Mengapa Chrome Belum Mengadopsi Fitur-Fitur Ini?
Pertanyaan yang sering muncul adalah mengapa Google belum mengintegrasikan fitur-fitur tersebut ke Chrome.
Salah satu alasannya kemungkinan karena filosofi desain yang berbeda.
Google cenderung menjaga Chrome tetap sederhana dan ringan, sementara fitur tambahan biasanya diserahkan kepada pengembang ekstensi.
Pendekatan ini memang memberikan fleksibilitas tinggi, tetapi terkadang membuat pengguna harus memasang banyak ekstensi untuk mendapatkan pengalaman yang lebih lengkap.
Sebaliknya, Opera memilih menyediakan berbagai fitur secara bawaan sehingga pengguna dapat langsung menikmatinya tanpa perlu konfigurasi tambahan.
Kesimpulan
Google Chrome mungkin masih menjadi browser paling populer di dunia, tetapi Opera membuktikan bahwa inovasi tidak selalu datang dari pemain terbesar. Berbagai fitur seperti split-screen, alat screenshot bawaan, Sidebar multifungsi, pemutar video canggih, aksi cepat saat menyorot teks, Pinboard, hingga perlindungan privasi yang lebih lengkap membuat Opera menawarkan pengalaman browsing yang unik dan sangat produktif.
Sebagian besar fitur tersebut sebenarnya dapat diperoleh di Chrome melalui ekstensi, tetapi integrasi bawaan tetap memberikan pengalaman yang lebih mulus, cepat, dan nyaman. Karena itu, tidak mengherankan jika banyak pengguna berharap Google mulai mengadopsi beberapa fitur terbaik Opera ke dalam Chrome di masa mendatang.
Jika harus memilih satu fitur yang paling layak hadir di Chrome, banyak pengguna mungkin akan menjatuhkan pilihan pada Sidebar atau Split-Screen. Keduanya terbukti mampu meningkatkan produktivitas secara signifikan dan sangat relevan dengan kebutuhan multitasking pengguna modern saat ini.