5 Tablet Android dengan Dukungan Update OS Terpanjang, Bisa Dipakai Bertahun-tahun

5 Tablet Android dengan Dukungan Update OS Terpanjang, Bisa Dipakai Bertahun-tahun

Ketika membeli tablet baru, spesifikasi hardware biasanya menjadi salah satu pertimbangan utama. Layar besar, chipset kencang, kapasitas RAM, kamera, hingga baterai menjadi aspek yang mudah dibandingkan. Namun, ada satu hal yang sering luput dari perhatian, yaitu dukungan pembaruan software atau sistem operasi.

Padahal, dukungan software sangat menentukan usia pakai sebuah tablet. Tablet dengan spesifikasi bagus bisa tetap nyaman digunakan selama bertahun-tahun apabila mendapatkan pembaruan sistem operasi dan patch keamanan secara konsisten. Sebaliknya, perangkat dengan hardware yang masih mumpuni bisa terasa kurang aman dan tertinggal jika dukungan software-nya berhenti terlalu cepat.

Di ekosistem Android, durasi dukungan tersebut cukup beragam. Tablet kelas entry-level dari sejumlah merek mungkin hanya memperoleh pembaruan selama satu hingga dua tahun. Tablet kelas menengah bisa mendapatkan dukungan sekitar dua sampai tiga tahun, sedangkan beberapa tablet flagship kini mulai menawarkan masa dukungan yang jauh lebih panjang.

Menariknya, pada 2026 sudah ada sejumlah tablet Android yang menawarkan dukungan hingga lima, enam, bahkan tujuh tahun. Berikut lima di antaranya yang layak diperhatikan.

1. Samsung Galaxy Tab S11 Ultra

Jika berbicara mengenai tablet Android dengan dukungan software panjang, Samsung Galaxy Tab S11 Ultra menjadi salah satu yang paling menonjol. Tablet flagship Samsung yang diperkenalkan pada 2025 ini mendapatkan janji pembaruan OS dan patch keamanan selama tujuh tahun.

Artinya, perangkat tersebut diproyeksikan tetap mendapatkan dukungan setidaknya hingga 2032. Durasi tersebut membuat Galaxy Tab S11 Ultra menjadi pilihan menarik bagi pengguna yang tidak ingin sering mengganti tablet.

Tablet ini menjalankan One UI 8 berbasis Android 16. Dari sisi hardware, Samsung membekalinya dengan layar AMOLED berukuran 14,6 inci yang menawarkan resolusi 1.848 x 2.960 piksel. Refresh rate 120Hz membuat tampilan animasi maupun scrolling terasa lebih mulus, sementara tingkat kecerahan maksimal mencapai 1.600 nit.

Untuk kebutuhan fotografi dan video call, terdapat kamera depan 12MP serta dua kamera belakang yang terdiri dari kamera utama 13MP dan ultrawide 8MP.

Performa menjadi salah satu daya tarik utama karena Galaxy Tab S11 Ultra ditenagai chipset MediaTek Dimensity 9400+. Kapasitas RAM tersedia mulai dari 12GB dengan penyimpanan 256GB atau 512GB, hingga konfigurasi RAM 16GB dengan penyimpanan 1TB.

Baterainya juga berkapasitas besar, yakni 11.600mAh, dengan dukungan pengisian cepat 45W.

Dengan kombinasi hardware kelas flagship dan dukungan software tujuh tahun, tablet ini cocok untuk pengguna yang memang berencana menggunakan satu perangkat dalam jangka panjang.

2. Google Pixel Tablet

Berikutnya ada Google Pixel Tablet, perangkat yang pertama kali diperkenalkan pada pertengahan 2023. Walaupun Google belum menghadirkan penerusnya hingga kini, Pixel Tablet mendapatkan kabar menarik mengenai kebijakan dukungan software.

Awalnya, tablet ini dijanjikan tiga tahun pembaruan OS dan lima tahun patch keamanan. Namun, kebijakan Google pada 2026 memperpanjang dukungan update OS menjadi lima tahun. Dengan demikian, Pixel Tablet diperkirakan memperoleh pembaruan sistem operasi hingga Juni 2028.

Pixel Tablet menggunakan layar IPS berukuran 10,95 inci dengan resolusi 1.600 x 2.560 piksel. Di dalamnya terdapat chipset Tensor G2, RAM 8GB, serta pilihan penyimpanan 128GB dan 256GB.

Kapasitas baterainya mencapai 7.020mAh. Untuk kamera, baik kamera depan maupun belakang sama-sama menggunakan sensor 8MP.

Dari segi performa, Pixel Tablet memang bukan tablet Android yang paling kencang di kelasnya. Namun, Google memberikan sebuah fitur yang membuat perangkat ini cukup berbeda dibandingkan tablet kebanyakan.

Pixel Tablet dapat digunakan sebagai smart display ketika dipasang pada Charging Speaker Dock. Dalam kondisi tersebut, perangkat tidak sekadar menjadi tablet, tetapi juga bisa berfungsi sebagai perangkat pintar yang ditempatkan di rumah.

Kelebihan lainnya adalah pengalaman software Android yang relatif dekat dengan ekosistem Google. Bagi pengguna yang lebih mementingkan pengalaman Android dan dukungan software dibandingkan mengejar performa paling tinggi, Pixel Tablet masih menjadi opsi menarik.

Baca juga : Apa Saja Komponen Laptop yang Bisa Di-Upgrade? Ini Daftarnya

3. Honor MagicPad4

Honor juga tidak mau ketinggalan dalam urusan dukungan software jangka panjang. Honor MagicPad4 menawarkan dukungan update OS dan patch keamanan hingga enam tahun di kawasan Eropa.

Yang membuat kebijakan ini semakin menarik adalah perbandingannya dengan generasi sebelumnya. MagicPad3 hanya mendapatkan satu kali pembaruan OS dan dua tahun patch keamanan. Sementara itu, MagicPad4 datang dengan komitmen dukungan yang jauh lebih panjang.

Tablet ini diperkenalkan pada awal 2026 dan sudah menjalankan MagicOS 10 berbasis Android 16. Dengan masa dukungan enam tahun, pengguna masih memiliki rentang waktu yang panjang untuk mendapatkan pembaruan di masa mendatang.

Tidak hanya unggul dalam software, MagicPad4 juga menawarkan hardware yang cukup serius. Tablet ini menggunakan chipset Snapdragon 8 Gen 5 dan tersedia dengan RAM 12GB atau 16GB.

Layarnya berukuran 12,3 inci menggunakan panel OLED dengan resolusi 1.920 x 3.000 piksel. Menariknya, refresh rate yang ditawarkan mencapai 165Hz.

Refresh rate tinggi tersebut bisa memberikan pengalaman scrolling yang lebih halus dan mendukung kebutuhan hiburan maupun gaming.

Honor juga menjanjikan patch keamanan yang dirilis setiap tiga bulan di Eropa. Selain MagicPad4, Honor Pad 10 juga termasuk tablet Honor yang mendapatkan dukungan software hingga enam tahun.

4. OnePlus Pad Go 2

Tablet berikutnya datang dari OnePlus, yakni OnePlus Pad Go 2. Perangkat ini menarik karena menawarkan kombinasi dukungan OS selama lima tahun dan patch keamanan selama enam tahun.

OnePlus Pad Go 2 hadir dengan OxygenOS 16 berbasis Android 16. Berdasarkan kebijakan tersebut, tablet ini diproyeksikan mendapatkan pembaruan hingga Android 21 dan tetap memperoleh dukungan keamanan setidaknya sampai 2031.

Dari sisi hardware, perangkat ini menggunakan chipset MediaTek Dimensity 7300 Ultra dengan RAM 8GB. Pilihan penyimpanannya adalah 128GB dan 256GB.

Layarnya berukuran 12,1 inci menggunakan panel IPS dengan resolusi 1.980 x 2.800 piksel dan refresh rate 120Hz. Ukuran tersebut cukup ideal untuk berbagai aktivitas, mulai dari menonton film, membaca, bekerja, hingga menjalankan beberapa aplikasi.

Untuk sumber daya, OnePlus membekali tablet ini dengan baterai 10.050mAh. Kamera depan dan belakang masing-masing menggunakan sensor 8MP.

Salah satu hal yang juga perlu diketahui adalah OnePlus telah menghentikan bisnisnya di Amerika Utara dan Eropa. Meski demikian, perusahaan menyatakan dukungan software untuk tablet ini tetap berjalan sesuai rencana.

Jadi, bagi pengguna yang mencari tablet Android dengan masa dukungan panjang, OnePlus Pad Go 2 tetap menarik untuk dipertimbangkan.

5. Xiaomi Pad 8 Pro

Terakhir ada Xiaomi Pad 8 Pro, tablet yang diperkenalkan pada 2026 dan menawarkan perpaduan performa tinggi dengan dukungan software yang cukup panjang.

Tablet ini menggunakan HyperOS 3 berbasis Android 16. Xiaomi menjanjikan empat kali pembaruan OS hingga Android 20 pada 2030, ditambah enam tahun patch keamanan hingga setidaknya 2032.

Kebijakan dukungan yang sama juga berlaku untuk varian non-Pro.

Xiaomi Pad 8 Pro memiliki layar berukuran 11,2 inci dengan refresh rate mencapai 144Hz. Di sektor performa, perangkat menggunakan Snapdragon 8 Elite yang membuatnya tidak hanya cocok untuk aktivitas ringan seperti browsing atau menonton video.

Tablet ini juga berpotensi digunakan untuk kebutuhan yang lebih berat, termasuk gaming, menggambar digital, maupun mengerjakan dokumen.

Baterainya berkapasitas 9.200mAh dan mendukung fast charging 67W. Untuk kamera, tersedia kamera belakang 50MP dan kamera depan 32MP.

Pilihan RAM dan penyimpanannya juga cukup beragam, mulai dari 8GB/128GB hingga 16GB/512GB. Pengguna pun dapat menyesuaikan konfigurasi dengan kebutuhan dan anggaran.

Mengapa Dukungan Update OS Penting?

Dukungan pembaruan OS bukan sekadar soal mendapatkan versi Android terbaru. Ada beberapa alasan mengapa aspek ini penting ketika membeli tablet.

Pertama adalah keamanan. Patch keamanan membantu memperbaiki celah yang ditemukan setelah perangkat beredar di pasaran. Semakin lama perangkat memperoleh patch, semakin panjang pula periode perlindungan yang diberikan produsen.

Kedua, pembaruan sistem operasi dapat membawa fitur baru dan peningkatan kompatibilitas aplikasi. Aplikasi modern biasanya terus berkembang dan membutuhkan versi sistem operasi tertentu.

Ketiga adalah umur pakai perangkat. Tablet yang mendapatkan dukungan software panjang tidak harus segera diganti hanya karena sistem operasinya sudah tertinggal.

Dengan kata lain, membeli tablet dengan dukungan panjang bisa menjadi investasi yang lebih masuk akal untuk penggunaan jangka panjang.

Mana yang Paling Menarik?

Kelima tablet tersebut memiliki keunggulan masing-masing. Galaxy Tab S11 Ultra paling menonjol dari sisi durasi dukungan karena menawarkan tujuh tahun update OS dan keamanan.

Honor MagicPad4 menawarkan enam tahun dukungan sekaligus hardware kelas atas dengan layar OLED 165Hz. Sementara OnePlus Pad Go 2 menarik bagi pengguna yang mengutamakan masa dukungan panjang dengan kombinasi lima tahun update OS dan enam tahun patch keamanan.

Di sisi lain, Google Pixel Tablet menawarkan pengalaman Google yang khas serta kemampuan berubah menjadi smart display dengan Charging Speaker Dock.

Sementara itu, Xiaomi Pad 8 Pro menjadi pilihan menarik bagi pengguna yang menginginkan performa tinggi, layar 144Hz, pengisian cepat 67W, serta dukungan software hingga beberapa tahun ke depan.

Pada akhirnya, jangan hanya melihat angka RAM, chipset, atau ukuran layar ketika membeli tablet. Durasi dukungan software juga perlu masuk daftar pertimbangan utama, terutama jika tablet akan digunakan selama empat, lima, atau bahkan lebih dari enam tahun.

Dengan semakin panjangnya dukungan yang ditawarkan produsen Android, tablet kini tidak lagi harus dianggap sebagai perangkat yang cepat tertinggal. Selama hardware-nya masih memadai dan pembaruan software terus diberikan, satu tablet bisa menemani aktivitas pengguna untuk waktu yang jauh lebih panjang.