iPhone Lawas yang Masih Worth It Dibeli di 2026: Panduan Lengkap dari Performa sampai Nilai Jual Ulang

Membeli iPhone lawas (bekas atau refurbished) pada tahun 2026 tetap menjadi pilihan cerdas bagi banyak orang yang ingin mendapatkan user experience khas Apple dengan budget lebih ringan. Meski iPhone terbaru selalu diluncurkan setiap tahun, tidak semua orang butuh fitur premium terbaru jika kebutuhan sehari-hari seperti media sosial, foto, atau kerja ringan sudah terpenuhi oleh model yang lebih tua.

Tapi, tidak semua iPhone lawas layak dibeli. Ada model yang masih mendapat dukungan software terbaru, punya performa yang tangguh, dan harga yang masuk akal di pasar bekas. Di sisi lain, ada juga model yang mulai ketinggalan zaman dan kurang direkomendasikan karena dukungan sistem, performa, dan konektivitasnya sudah terlalu usang. Artikel ini merangkum iPhone lawas terbaik yang masih layak dibeli di 2026, plus tips memilihnya agar investasi kamu tetap worth it.

1. iPhone 15 – Pilihan Mid-Range yang Masih Kokoh di 2026

iPhone 15 masih menjadi salah satu pilihan terbaik jika kamu ingin iPhone lawas yang “tidak ketinggalan zaman”. Ditenagai chip A16 Bionic, iPhone 15 menawarkan performa yang cepat untuk aktivitas sehari-hari, multitasking, maupun game ringan.

Satu peningkatan penting pada iPhone 15 adalah adopsi USB-C, yang membuatnya lebih kompatibel dengan aksesori modern dan standar perangkat lain, dibandingkan dengan model yang masih menggunakan port Lightning.

Selain itu, kamera utama 48 MP sanggup menangkap foto dan video berkualitas tinggi untuk kebutuhan konten media sosial. Harga iPhone 15 bekas biasanya jauh lebih terjangkau dibanding seri terbaru, menjadikannya value for money yang baik di 2026.

Dukungan iOS untuk iPhone 15 diperkirakan masih panjang hingga sekitar tahun 2030 — menjadikannya investasi jangka panjang dibanding model yang lebih tua.

2. iPhone 14 dan 14 Plus – Opsi Besar dengan Baterai Tahan Lama

iPhone 14 dan iPhone 14 Plus adalah pilihan bagus lainnya jika kamu mencari layar lebih besar, baterai tahan lama, dan performa stabil di 2026. Seri ini ditenagai chip A15 Bionic, yang meski bukan yang terbaru, masih mampu menjalankan banyak aplikasi dengan lancar.

iPhone 14 Plus khususnya dikenal karena daya tahan baterainya yang kuat, sering kali lebih baik dibanding model standar maupun beberapa pesaing mid-range.

Layar OLED yang cerah juga memberikan pengalaman visual yang lebih tajam dibanding model dengan LCD lawas, dan dukungan iOS terbaru membuatnya tetap relevan.

Kalau kamu sering menonton video atau browsing sepanjang hari, kombinasi layar besar dan baterai tahan lama bisa jadi alasan kuat memilih iPhone 14 Plus di pasar bekas.

Baca juga  :  Cara Mengembalikan Kesehatan Baterai iPhone ke 100% — Apakah Bisa dan Tipsnya Lengkap

3. iPhone 13 Series – Nilai Terbaik di Segmen Menengah

iPhone 13 Series termasuk salah satu iPhone lawas paling direkomendasikan untuk dibeli di 2026 karena perpaduan fitur, performa, dan dukungan iOS yang masih panjang. Seri ini ditenagai chip A15 Bionic, layar Super Retina XDR OLED, serta kamera dengan fitur Night Mode dan Deep Fusion yang masih relevan untuk kebutuhan foto dan video modern.

Versi Pro dan Pro Max bahkan menawarkan layar ProMotion 120 Hz, pengalaman visual lebih mulus yang jarang bisa ditemukan di model yang lebih tua.

Seri iPhone 13 juga mendapat pembaruan iOS terbaru dengan dukungan kemungkinan hingga 2028 atau lebih, memastikan kamu tetap mendapat fitur keamanan dan fitur terbaru Apple.

Harga bekasnya pun relatif stabil, sehingga jika sewaktu-waktu kamu ingin menjual lagi, potensi nilai jual ulang tetap baik dibanding perangkat yang lebih tua.

4. iPhone 12 – Pilihan Terjangkau untuk Kebutuhan Dasar

iPhone 12 Series tetap relevan di awal 2026, apalagi jika kamu mencari iPhone lawas dengan harga terjangkau. Dengan chip A14 Bionic, performa iPhone 12 masih cukup untuk kebutuhan sehari-hari seperti media sosial, browsing, dan aplikasi produktivitas ringan.

Layar Super Retina XDR OLED memberikan kualitas tampilan yang baik, sementara desain flat-edge yang dikenalkan pada seri ini masih terasa modern hingga saat ini.

Kamera ganda di bagian belakang juga masih mampu menghasilkan foto yang memuaskan dalam banyak kondisi cahaya.

Dari sisi nilai jual, iPhone 12 bekas biasanya dijual lebih murah dibanding iPhone 13 atau 14, membuatnya cocok untuk pembeli dengan anggaran lebih kecil atau sebagai perangkat sekunder.

5. iPhone SE (2022) – Pilihan Kompak dan Murah

Bagi yang lebih suka perangkat kecil dan sederhana, iPhone SE (2022) bisa jadi pilihan menarik di pasar bekas 2026. Dibekali chip A15 Bionic sama seperti iPhone 13, performanya tetap responsif meski ukuran fisiknya kompak.

Ini cocok untuk pengguna yang lebih banyak fokus pada fungsi dasar seperti telepon, pesan, media sosial, dan browsing, tanpa butuh layar besar.

Desain klasik dengan tombol home juga menjadi daya tarik tersendiri bagi mereka yang tidak ingin beralih ke desain layar penuh modern.

Karena ukurannya yang kecil, iPhone SE juga cenderung lebih murah di pasar bekas, menjadikannya pilihan hemat yang tetap mendapat dukungan iOS terbaru hingga beberapa tahun ke depan.

6. iPhone 11 Series – Masih Bisa Dipertimbangkan dengan Catatan

iPhone 11 Series, termasuk model standar dan Pro, masih layak digunakan di 2026 untuk kebutuhan dasar seperti telepon, pesan, media sosial, atau aplikasi ringan. Dengan chip A13 Bionic yang masih mampu menangani tugas ringan, seri ini tetap mendapat update iOS 26 pada tahun ini.

Namun, perlu dicatat bahwa iPhone 11 kemungkinan akan mencapai akhir masa dukungan software dalam satu atau dua tahun ke depan, yang berarti setelah iOS 27 bisa jadi akan berhenti mendapatkan pembaruan.

Selain itu, iPhone 11 masih belum mendukung 5G, sehingga kecepatan data di jaringan modern akan terbatas pada 4G.

Kalau kamu memilih iPhone 11, pertimbangkan sebagai pilihan sementara atau bagi yang tidak terlalu bergantung pada update fitur terbaru. Series ini cocok untuk penggunaan ringan dengan budget lebih rendah.

7. Pilih Refurbished atau Bekas — Dan Tips Membelinya

Di tahun 2026, banyak iPhone lawas dijual dalam kondisi refurbished — yaitu perangkat yang diperbaiki, diuji, dan biasanya diberi garansi oleh penjual. Refurbished sering menjadi pilihan value for money, karena unit yang diperbarui ini cenderung jauh lebih murah namun tetap berkualitas.

Saat membeli iPhone bekas, perhatikan kondisi baterai (Battery Health), apakah ada garansi, serta apakah semua fitur penting berfungsi baik, seperti Face ID, kamera, dan tombol fisik.

Belilah dari penjual terpercaya atau platform marketplace dengan sistem retur, agar kamu punya ruang untuk mengecek unit secara langsung. Pastikan juga iOS yang didukung masih relatif panjang untuk menjaga perangkat tetap aman dan kompatibel dengan aplikasi terbaru.

8. Model yang Tidak Lagi Direkomendasikan di 2026

Sebagai catatan, beberapa iPhone lawas sangat tidak direkomendasikan dibeli di 2026 karena sudah terlalu tua, tidak mendapat update iOS, atau menjadi berisiko dari sisi keamanan dan kinerja.

Contohnya, seri iPhone yang sudah pada status obsolete atau hanya menerima security update saja tidak ideal untuk penggunaan sehari-hari, terutama jika kamu menggunakan aplikasi bank, email, atau media sosial yang terus berkembang.

Sementara iPhone lawas seperti iPhone 4 atau model sangat tua mungkin menarik dari sisi nostalgia, ahli teknologi memperingatkan bahwa perangkat seperti ini dapat memiliki risiko keamanan yang sangat tinggi karena tidak ada dukungan software dan rentan terhadap serangan digital.

Penutup: iPhone Lawas Bukan Sekadar Murah — Tapi Harus Pintar Dipilih

Memilih iPhone lawas di tahun 2026 bisa jadi strategi hemat tanpa kehilangan ecosystem Apple yang mulus dan aman. Model seperti iPhone 15, 14 series, 13 series, atau bahkan iPhone 12 menawarkan kombinasi fitur, performa, dan dukungan software yang masih relevan.

Di sisi lain, pilihlah dengan pertimbangan dukungan iOS, kondisi baterai, dan kebutuhan penggunaanmu agar perangkat yang kamu beli tetap berguna beberapa tahun ke depan. Pembelian yang cerdas bukan hanya soal harga murah, tetapi memastikan perangkat tetap future proof dalam jangka panjang.