7 Keunggulan Samsung Galaxy S26 Dibanding Galaxy S25 yang Wajib Kamu Tahu

7 Keunggulan Samsung Galaxy S26 Dibanding Galaxy S25 yang Wajib Kamu Tahu

Samsung kembali menghadirkan seri flagship terbarunya lewat Samsung Galaxy S26 sebagai penerus dari Samsung Galaxy S25. Seri ini diluncurkan pada ajang Galaxy Unpacked 2026 dengan berbagai peningkatan signifikan, mulai dari performa hingga fitur keamanan dan AI. Dibandingkan Galaxy S25, seri S26 membawa sejumlah pembaruan yang membuatnya layak dipertimbangkan, baik bagi pengguna baru maupun yang ingin upgrade.

Berikut adalah 7 keunggulan utama Galaxy S26 dibanding Galaxy S25 yang perlu kamu ketahui — dari hardware inti sampai fitur lain yang membedakan dua generasi flagship ini.

1. Teknologi Layar “Privacy Display” yang Terintegrasi

Salah satu pembaruan paling inovatif pada Galaxy S26 adalah hadirnya Privacy Display yang terintegrasi langsung di panel layar. Fitur ini membatasi sudut pandang layar supaya konten hanya jelas terlihat oleh pengguna yang melihat dari depan, sementara dari samping tampilannya menjadi buram.

Berbeda dengan tempered glass privasi yang dipasang secara terpisah, sistem yang dipakai pada S26 bekerja secara software-hardware terpadu sehingga tidak mengorbankan kualitas warna atau kecerahan saat fitur dimatikan. Pilihan pengaturan juga lebih fleksibel, misalnya aktif hanya untuk aplikasi tertentu seperti perbankan atau saat input PIN. Fitur ini menjadi sangat relevan di era di mana privasi penggunaan di ruang publik semakin diperlukan.

2. Prosesor Lebih Cepat dan Efisien: Snapdragon 8 Elite Gen 5 for Galaxy

Peningkatan performa adalah aspek penting dari upgrade seri S25 ke S26. Galaxy S26 menggunakan Snapdragon 8 Elite Gen 5 for Galaxy, peningkatan dari Snapdragon 8 Elite pada S25. Chip ini membawa lonjakan kinerja utama, termasuk CPU yang lebih cepat, GPU yang lebih responsif, serta NPU (Neural Processing Unit) yang jauh lebih kuat untuk pengolahan AI.

Menurut data resmi Samsung, performa CPU bisa meningkat hingga sekitar 19%, GPU hingga 24%, dan kemampuan AI bahkan meningkat hingga sekitar 39% jika dibandingkan generasi sebelumnya. Ini terasa saat melakukan tugas-tugas berat seperti gaming, editing foto/video berbasis AI, atau fitur otomatis seperti rekomendasi cerdas di antarmuka.

3. AI Fotografi Lebih Canggih dengan Photo Assist

Galaxy S26 tidak hanya memperbarui hardware kamera, tetapi juga software AI pengolah fotonya. Fitur baru bernama Photo Assist menggunakan kecerdasan buatan untuk mempermudah pengeditan foto dengan cukup memberikan perintah deskriptif — misalnya meminta peningkatan tone atau penghapusan objek mengganggu pada gambar.

Fitur ini memungkinkan pengeditan foto yang lebih intuitif tanpa perlu aplikasi pihak ketiga dan mendekati kualitas hasil editing profesional secara cepat. Sementara Galaxy S25 sudah memiliki fitur kamera kuat, kemampuan AI dalam S26 jelas lebih fleksibel dan membantu pengguna yang ingin memaksimalkan hasil foto langsung dari galeri.

Baca juga :  7 Hal Penting Tentang Menu Diagnostik Tersembunyi di Google Pixel

4. Sistem Pendingin Lebih Baik dengan Vapor Chamber yang Ditingkatkan

Peningkatan performa chip tentunya berpotensi menghasilkan panas lebih tinggi. Untuk itu, Samsung meningkatkan sistem manajemen panas pada Galaxy S26 dengan vapor chamber yang lebih luas dan optimal.

Teknologi ini membantu menyebarkan panas lebih merata di seluruh area perangkat sehingga performa tetap stabil meskipun digunakan untuk aktivitas berat seperti game berjam-jam atau perekaman video resolusi tinggi. Hal ini menjadi keunggulan dibanding Galaxy S25, di mana sistem pendinginnya kurang kuat menghadapi beban suhu tinggi dalam kondisi penggunaan terus-menerus.

5. Kamera yang Lebih Adaptif dan Nightography yang Lebih Baik

Sementara hardware utama kamera untuk Galaxy S26 dan S25 tetap serupa pada model non-Ultra (sensor utama 50MP, 12MP ultra-wide, dan telephoto 10MP), peningkatan di sisi perangkat lunak dan sensor ultra-wide membuat foto lebih tajam dan lebih cerah terutama dalam kondisi cahaya rendah (nightography).

Selain itu, video pada mode Nightography juga mengalami peningkatan stabilitas, termasuk dukungan mode perekaman yang lebih stabil ketika merekam dalam kondisi minim cahaya atau menangkap objek yang bergerak. Fitur SuperSteady pada S26 kini memiliki opsi horizontal lock yang membantu mengurangi guncangan saat berjalan atau bergerak saat merekam.

6. Super Fast Charging 3.0: Pengisian Daya Lebih Cepat

Urutan generasi flagship kini tidak lengkap tanpa perbaikan dalam teknologi pengisian daya. Galaxy S26 hadir dengan Super Fast Charging 3.0 yang dikombinasikan dengan baterai 5.000 mAh (pada varian Ultra) serta baterai yang lebih besar di model utama dibanding S25.

Samsung menyatakan bahwa pengisian daya melalui teknologi ini dapat mencapai sekitar 75% dalam waktu kurang lebih 30 menit, yang merupakan peningkatan dibanding generasi sebelumnya dan membantu pengguna tetap produktif tanpa perlu menunggu lama untuk proses charging.

7. Penyimpanan dan Kapasitas Dasar yang Lebih Baik

Salah satu aspek upgrade yang mungkin terlihat sepele namun sangat penting adalah peningkatan kapasitas penyimpanan. Galaxy S26 kini mulai dari 256GB sebagai konfigurasi dasar, sementara Galaxy S25 biasanya mulai dari 128GB.

Ini berarti pengguna tidak lagi perlu membayar tambahan hanya untuk mendapatkan ruang penyimpanan yang layak — sebuah peningkatan yang terasa signifikan mengingat file foto/video, aplikasi, dan data AI now Brief dapat memakan ruang cukup besar.

Sebagai penerus Samsung Galaxy S26, perangkat ini hadir langsung dengan Android 16 yang dipadukan bersama One UI 8.5 dari pabrikannya. Langkah ini memberikan keuntungan signifikan dibanding pendahulunya, Samsung Galaxy S25, yang pertama kali dirilis dengan Android 15 dan One UI 7. Dengan sistem operasi yang lebih baru sejak awal peluncuran, S26 otomatis memiliki siklus pembaruan (life cycle) yang lebih panjang, baik untuk upgrade Android generasi berikutnya maupun pembaruan antarmuka dan fitur eksklusif Samsung.

Keunggulan ini bukan hanya soal angka versi, tetapi juga berkaitan erat dengan pengalaman penggunaan jangka panjang. Android 16 membawa peningkatan pada efisiensi sistem, optimalisasi AI, manajemen baterai yang lebih cerdas, serta sistem keamanan yang semakin diperkuat. Dipadukan dengan One UI 8.5 yang biasanya menghadirkan fitur multitasking, personalisasi, dan integrasi ekosistem yang lebih matang, pengguna Galaxy S26 berpotensi menikmati fitur-fitur terbaru lebih lama tanpa harus terburu-buru mengganti perangkat.

Artinya, dari sudut pandang investasi, Galaxy S26 menawarkan nilai yang lebih tinggi untuk penggunaan bertahun-tahun ke depan. Dukungan pembaruan sistem operasi yang lebih panjang berarti perangkat tetap relevan, aman, dan kompatibel dengan aplikasi terbaru lebih lama dibanding generasi sebelumnya. Bagi pengguna yang mempertimbangkan daya tahan software sebagai faktor utama sebelum membeli smartphone flagship, keunggulan ini menjadi salah satu alasan kuat mengapa Galaxy S26 lebih unggul dibanding Galaxy S25.

Kesimpulan: Lebih dari Sekadar Upgrade Minor?

Bila dilihat secara keseluruhan, Galaxy S26 menawarkan lebih banyak peningkatan daripada sekedar “refresh tahunan”. Fitur-fitur seperti Privacy Display, AI foto yang lebih canggih, sistem pendingin yang ditingkatkan, serta performa dan kemampuan baterai yang lebih baik menunjukkan bahwa ini bukan sekadar perubahan kosmetik.

Bagi pengguna Galaxy S25 yang sangat bergantung pada fotografi, AI, dan produktivitas berat seperti video editing atau gaming, upgrade ke S26 sangat layak dipertimbangkan. Namun bagi pengguna yang hanya menggunakan ponsel untuk kebutuhan dasar, banyak peningkatan S26 bersifat evolusi daripada revolusi — peningkatan kualitas dan pengalaman secara holistik daripada perubahan drastis di setiap aspek.