Review Axioo Pongo 535: Laptop Gaming Terjangkau dengan RTX 3050, Sekencang Apa?
Laptop gaming identik dengan harga yang cukup tinggi. Semakin kencang prosesor dan kartu grafis yang digunakan, biasanya semakin besar pula biaya yang harus disiapkan. Namun, perkembangan pasar laptop membuat pilihan di kelas harga lebih terjangkau semakin menarik. Salah satunya adalah Axioo Pongo 535, laptop gaming lokal yang membawa kombinasi Intel Core i5 generasi ke-13 dan NVIDIA GeForce RTX 3050.
Menariknya, Axioo tidak sekadar memberikan GPU diskrit pada perangkat ini. Pongo 535 sudah dibekali RAM 16 GB dual-channel, SSD NVMe 512 GB, layar IPS dengan refresh rate 144 Hz, serta menyediakan ruang untuk melakukan upgrade. Spesifikasi tersebut membuatnya cukup menarik bagi pengguna yang membutuhkan laptop untuk gaming sekaligus pekerjaan berat.
Pongo 535 sendiri merupakan versi yang lebih terjangkau dari Axioo Pongo 735, yang sebelumnya berada di kelas lebih tinggi. Perbedaan utamanya terletak pada prosesor dan GPU. Jika Pongo 735 menggunakan RTX 3050 dengan VRAM 6 GB, Pongo 535 menggunakan RTX 3050 4 GB.
Lantas, apakah pemangkasan spesifikasi tersebut membuat performanya menjadi kurang menarik? Mari kita bahas lebih jauh.
Spesifikasi Axioo Pongo 535
Sebelum membahas kemampuan laptop ini, penting untuk melihat komponen yang menjadi dasar performanya. Axioo Pongo 535 menggunakan Intel Core i5-13420H sebagai otak utama.
Prosesor tersebut dibuat menggunakan proses fabrikasi Intel 7 dan memiliki default TDP 45 watt. Konfigurasinya terdiri dari delapan core dan 12 thread, dengan pembagian empat Performance Core dan empat Efficient Core.
Konfigurasi hybrid seperti ini memungkinkan prosesor membagi pekerjaan berdasarkan kebutuhan. Performance Core dapat menangani tugas yang membutuhkan performa tinggi, sedangkan Efficient Core membantu menangani pekerjaan yang lebih ringan dengan efisiensi lebih baik.
Core i5-13420H juga memiliki Intel Smart Cache sebesar 12 MB. Untuk sebuah laptop gaming kelas terjangkau, kombinasi tersebut masih tergolong menarik, terutama karena pengguna tidak hanya membutuhkan GPU untuk bermain game. Prosesor tetap berperan penting ketika menjalankan aplikasi produktivitas, melakukan rendering, kompresi file, multitasking, atau pekerjaan kreatif.
Dari sisi grafis, Pongo 535 mempunyai dua solusi GPU. Pertama adalah Intel UHD Graphics terintegrasi dengan 48 Execution Units. Kedua, dan yang menjadi daya tarik utama laptop ini, adalah NVIDIA GeForce RTX 3050 Laptop GPU.
RTX 3050 4 GB Jadi Andalan untuk Gaming
Axioo Pongo 535 menggunakan RTX 3050 Laptop GPU dengan VRAM 4 GB GDDR6. GPU tersebut memiliki TGP maksimal hingga 75 watt.
Kehadiran RTX 3050 membuat Pongo 535 berada di kelas yang berbeda dibandingkan laptop yang hanya mengandalkan GPU terintegrasi. Pengguna tidak hanya bisa menjalankan game kompetitif, tetapi juga mempunyai kesempatan memainkan berbagai game modern dengan melakukan penyesuaian pengaturan grafis.
Namun, ada satu hal yang perlu diperhatikan, yaitu kapasitas VRAM 4 GB.
Pada game-game yang semakin berat, VRAM mempunyai peran penting ketika menggunakan resolusi dan kualitas tekstur tinggi. Kapasitas 4 GB masih dapat digunakan untuk gaming, tetapi pengguna sebaiknya tidak terlalu agresif dalam memilih pengaturan grafis, terutama ketika bermain game AAA terbaru.
Dengan kata lain, RTX 3050 pada Pongo 535 lebih tepat dipandang sebagai GPU gaming kelas entry-level, bukan kartu grafis yang dirancang untuk menjalankan semua game terbaru pada pengaturan maksimal.
Meski demikian, untuk gamer yang memiliki anggaran terbatas, RTX 3050 tetap memberikan keuntungan besar. Teknologi NVIDIA seperti ray tracing dan fitur berbasis AI juga menjadi nilai tambah dibandingkan GPU kelas lama atau solusi grafis terintegrasi.
RAM 16 GB Dual Channel Langsung dari Pabrik
Salah satu bagian menarik dari Axioo Pongo 535 adalah kapasitas RAM-nya.
Laptop ini sudah menggunakan RAM DDR4 3200 MHz sebesar 16 GB dalam konfigurasi dual-channel. Artinya, pengguna tidak perlu langsung melakukan upgrade setelah membeli laptop hanya agar mendapatkan kapasitas RAM yang nyaman untuk gaming dan multitasking.
Konfigurasi dual-channel juga memberikan keuntungan dibandingkan penggunaan satu keping RAM. Bandwidth memori yang lebih besar dapat membantu performa dalam berbagai skenario, termasuk gaming dan aplikasi yang membutuhkan akses memori cukup tinggi.
Yang lebih menarik, RAM Pongo 535 masih menggunakan modul SO-DIMM sehingga dapat di-upgrade. Kapasitas maksimal yang didukung mencapai 64 GB.
Fleksibilitas seperti ini penting untuk pengguna yang membeli laptop bukan hanya untuk bermain game. Misalnya, laptop digunakan untuk mengedit video, menjalankan mesin virtual, melakukan pemrograman, desain, atau pekerjaan lain yang membutuhkan RAM besar.
Jadi, meskipun 16 GB sudah cukup untuk sebagian besar pengguna saat ini, opsi upgrade membuat Pongo 535 mempunyai umur penggunaan yang lebih panjang.
Baca juga : Apakah 5G Harus Ganti Kartu? Ini Jawaban Lengkap dan Cara Mengeceknya
SSD 512 GB dan Slot Tambahan
Untuk penyimpanan, Axioo memberikan SSD M.2 NVMe PCIe Gen 4 x4 berkapasitas 512 GB.
Kapasitas tersebut sudah cukup untuk memasang sistem operasi, aplikasi kerja, serta beberapa game. Penggunaan SSD NVMe juga membuat laptop terasa jauh lebih responsif dibandingkan perangkat yang masih menggunakan hard disk konvensional.
Kecepatan SSD tentu berpengaruh pada waktu booting, loading aplikasi, transfer file, dan proses membuka game.
Namun, pengguna laptop gaming biasanya cepat atau lambat akan berhadapan dengan masalah kapasitas. Game modern bisa memiliki ukuran puluhan hingga lebih dari 100 GB. Karena itu, kapasitas 512 GB mungkin terasa terbatas apabila pengguna memiliki banyak game sekaligus.
Untungnya, Axioo menyediakan slot M.2 kedua.
Dengan slot tambahan tersebut, pengguna dapat memasang SSD kedua tanpa perlu mengganti SSD utama. Hal ini menjadi keuntungan besar karena upgrade penyimpanan dapat dilakukan dengan lebih praktis.
Akan tetapi, ada batasan yang perlu diperhatikan. Slot M.2 tambahan tersebut hanya mendukung SSD PCIe Gen 3. Jadi, pengguna yang ingin menambahkan SSD sebaiknya memastikan spesifikasinya sesuai dengan dukungan slot tersebut.
Layar IPS 144 Hz untuk Gaming
Laptop gaming tidak hanya membutuhkan GPU yang mumpuni. Layar juga menjadi bagian penting, terutama bagi pengguna yang bermain game kompetitif.
Axioo Pongo 535 sudah menggunakan panel IPS dengan refresh rate 144 Hz.
Refresh rate 144 Hz memungkinkan layar menampilkan lebih banyak frame setiap detik dibandingkan layar 60 Hz. Dalam kondisi tertentu, pergerakan objek dapat terlihat lebih mulus dan responsif.
Keunggulan ini paling terasa pada game seperti FPS, racing, atau game kompetitif lainnya yang memiliki pergerakan cepat.
Namun, manfaat layar 144 Hz juga bergantung pada kemampuan perangkat menghasilkan frame rate tinggi. RTX 3050 tidak selalu mampu menghasilkan 144 FPS pada semua game, terutama game AAA berat dengan pengaturan grafis tinggi.
Karena itu, layar 144 Hz sebaiknya dipandang sebagai fasilitas yang memberikan ruang bagi GPU untuk menampilkan gameplay yang lebih mulus pada game yang memang mampu berjalan pada frame rate tinggi.
Panel IPS sendiri juga menjadi pilihan menarik karena secara umum menawarkan sudut pandang yang luas dan reproduksi warna yang lebih baik dibandingkan panel TN konvensional.
Konektivitas Modern dengan Wi-Fi 6
Untuk konektivitas nirkabel, Axioo Pongo 535 menggunakan modul Intel yang mendukung Wi-Fi 6 dan Bluetooth 5.2.
Wi-Fi 6 memberikan kemampuan koneksi nirkabel yang lebih modern dibandingkan generasi Wi-Fi sebelumnya. Dalam jaringan yang kompatibel, teknologi ini dapat memberikan koneksi yang lebih efisien, terutama ketika banyak perangkat terhubung ke jaringan secara bersamaan.
Sementara itu, Bluetooth 5.2 dapat digunakan untuk menghubungkan berbagai perangkat seperti mouse, keyboard, headset, speaker, maupun aksesori lainnya.
Bagi laptop gaming, konektivitas nirkabel yang baik juga penting karena tidak semua pengguna ingin selalu menggunakan kabel LAN atau perangkat periferal berkabel.
Baterai 54 Wh dan Windows 11
Axioo Pongo 535 dibekali baterai berkapasitas 54 Wh dan menjalankan Windows 11.
Kapasitas baterai tersebut tergolong umum untuk laptop gaming di kelasnya. Namun, perlu diingat bahwa laptop gaming dengan prosesor H-series dan GPU diskrit seperti RTX 3050 memang bukan perangkat yang dirancang untuk mengejar daya tahan baterai ekstrem.
Ketika digunakan untuk gaming atau pekerjaan berat, konsumsi daya akan meningkat cukup signifikan. GPU diskrit membutuhkan daya jauh lebih besar dibandingkan GPU terintegrasi.
Karena itu, performa terbaik biasanya akan diperoleh ketika laptop digunakan sambil terhubung ke adaptor daya. Untuk pekerjaan ringan seperti mengetik, browsing, atau menonton video, konsumsi daya tentu bisa lebih rendah.
Ada Perlindungan Axioo ADP Extra
Satu fitur yang cukup menarik dari Pongo 535 adalah Axioo ADP Extra.
Program tersebut memberikan perlindungan selama tiga tahun, termasuk penggantian laptop apabila perangkat hilang karena dicuri sesuai ketentuan program.
Fitur seperti ini dapat menjadi nilai tambah karena laptop gaming bukan perangkat murah. Risiko kehilangan tentu menjadi salah satu kekhawatiran ketika membawa laptop keluar rumah, misalnya ke kampus, kantor, kafe, atau tempat umum lainnya.
Namun, pengguna tetap perlu memahami syarat dan ketentuan perlindungan tersebut sebelum mengandalkannya sebagai bentuk asuransi perangkat.
Cocok untuk Siapa?
Melihat spesifikasinya, Axioo Pongo 535 menyasar pengguna yang membutuhkan laptop serbaguna dengan kemampuan gaming tetapi tidak ingin masuk ke kelas harga laptop gaming premium.
Untuk gaming, RTX 3050 4 GB masih cukup relevan untuk memainkan berbagai judul dengan pengaturan grafis yang disesuaikan. Layar 144 Hz juga memperkuat identitasnya sebagai laptop gaming.
Sementara itu, Core i5-13420H dan RAM 16 GB dual-channel membuatnya tidak hanya cocok untuk bermain game. Laptop ini juga dapat digunakan untuk pekerjaan kantor, kuliah, coding, editing ringan hingga menengah, serta multitasking.
Slot RAM yang mendukung hingga 64 GB dan slot SSD kedua juga menjadi nilai tambah bagi pengguna yang ingin melakukan upgrade secara bertahap.
Kesimpulan
Axioo Pongo 535 menawarkan formula yang cukup menarik untuk laptop gaming terjangkau pada 2026. Kombinasi Intel Core i5-13420H, RTX 3050 4 GB, RAM 16 GB dual-channel, SSD 512 GB, dan layar IPS 144 Hz memberikan fondasi yang cukup kuat untuk gaming sekaligus produktivitas.
Memang, RTX 3050 4 GB bukan GPU yang ditujukan untuk mengejar pengaturan grafis tertinggi pada game AAA terbaru. Kapasitas VRAM tersebut juga menjadi batas yang perlu dipertimbangkan untuk penggunaan jangka panjang.
Namun, Pongo 535 mempunyai keunggulan lain berupa RAM yang dapat di-upgrade hingga 64 GB dan slot SSD kedua. Kombinasi tersebut membuat pengguna memiliki ruang untuk meningkatkan kemampuan laptop seiring kebutuhan.
Ditambah dukungan Wi-Fi 6, Bluetooth 5.2, Windows 11, baterai 54 Wh, serta program Axioo ADP Extra, laptop ini menjadi pilihan yang cukup menarik bagi pengguna yang mencari perangkat gaming sekaligus laptop kerja dengan anggaran lebih terkendali.
Singkatnya, Pongo 535 bukan laptop gaming untuk mengejar spesifikasi tertinggi, tetapi merupakan laptop yang berusaha memberikan keseimbangan antara harga, performa, dan kemampuan upgrade. Dan justru di kelasnya, keseimbangan seperti inilah yang membuatnya menarik.