5 Tablet Android dengan Dukungan Update OS Terpanjang, Bisa Dipakai Bertahun-tahun

5 Tablet Android dengan Dukungan Update OS Terpanjang, Bisa Dipakai Bertahun-tahun

Ketika membeli tablet Android, kebanyakan orang biasanya langsung memperhatikan ukuran layar, kapasitas RAM, chipset, kamera, atau kapasitas baterai. Padahal, ada satu faktor lain yang tidak kalah penting, yaitu berapa lama tablet tersebut mendapatkan pembaruan sistem operasi dan patch keamanan.

Tablet dengan spesifikasi tinggi memang bisa terasa kencang ketika pertama kali dibeli. Namun, jika dukungan software-nya hanya berlangsung satu atau dua tahun, umur pakainya bisa terasa lebih pendek. Sebaliknya, tablet dengan dukungan pembaruan panjang berpotensi tetap relevan, aman, dan mendapatkan fitur baru selama bertahun-tahun.

Dukungan update pada tablet Android sendiri cukup beragam. Tablet murah dari sejumlah produsen bisa mendapatkan pembaruan dalam waktu relatif singkat, sedangkan produk flagship tertentu kini mulai menawarkan masa dukungan hingga enam atau tujuh tahun.

Menariknya, beberapa tablet Android terbaru sudah menawarkan masa pembaruan yang cukup panjang. Berikut lima tablet Android yang memiliki dukungan update OS terlama berdasarkan informasi yang tersedia.

1. Samsung Galaxy Tab S11 Ultra

Di posisi pertama ada Samsung Galaxy Tab S11 Ultra, tablet flagship Samsung yang menawarkan salah satu kebijakan software terpanjang di dunia Android.

Tablet yang diperkenalkan pada 2025 ini dijanjikan mendapatkan update sistem operasi dan patch keamanan selama tujuh tahun. Artinya, perangkat tersebut diperkirakan tetap mendapatkan dukungan setidaknya hingga 2032.

Galaxy Tab S11 Ultra sejak awal sudah menjalankan One UI 8 berbasis Android 16. Dukungan tujuh tahun tentu menjadi nilai tambah besar karena pengguna tidak harus buru-buru mengganti tablet hanya karena sistem operasinya sudah tertinggal.

Bukan hanya software yang menjadi andalan. Tablet ini membawa layar AMOLED berukuran sangat besar, yaitu 14,6 inci, dengan resolusi 1.848 × 2.960 piksel. Layarnya juga memiliki refresh rate 120Hz dan tingkat kecerahan maksimal hingga 1.600 nit.

Untuk performa, Samsung membekalinya dengan chipset MediaTek Dimensity 9400+. Konfigurasi memorinya juga tergolong tinggi, tersedia RAM 12GB dengan penyimpanan 256GB atau 512GB, serta RAM 16GB dengan penyimpanan hingga 1TB.

Sementara itu, kebutuhan daya ditangani baterai berkapasitas 11.600 mAh dengan pengisian cepat 45W.

Dengan kombinasi hardware flagship dan dukungan software tujuh tahun, Galaxy Tab S11 Ultra cocok untuk pengguna yang memang ingin memakai satu tablet dalam jangka panjang.

2. Google Pixel Tablet

Berikutnya ada Google Pixel Tablet. Tablet ini sebenarnya sudah diperkenalkan sejak pertengahan 2023. Namun, kebijakan pembaruan Google membuat perangkat tersebut tetap menarik untuk dipertimbangkan.

Awalnya, Pixel Tablet dijanjikan tiga tahun pembaruan sistem operasi dan lima tahun pembaruan keamanan. Kemudian, kebijakan Google pada 2026 memperpanjang dukungan update OS menjadi lima tahun, sehingga perangkat tersebut diperkirakan mendapatkan pembaruan sistem operasi hingga Juni 2028.

Dari sisi hardware, Pixel Tablet menggunakan layar IPS 10,95 inci dengan resolusi 1.600 × 2.560 piksel. Dapur pacunya menggunakan Google Tensor G2, dipadukan dengan RAM 8GB dan pilihan penyimpanan 128GB atau 256GB.

Tablet ini mempunyai baterai 7.020 mAh. Untuk kamera, baik kamera depan maupun belakang menggunakan sensor 8MP.

Memang, spesifikasi Pixel Tablet tidak lagi terlihat sebagai yang paling kencang jika dibandingkan tablet flagship generasi terbaru. Namun, perangkat ini mempunyai karakteristik unik.

Salah satunya adalah Charging Speaker Dock. Ketika dipasang pada dock tersebut, Pixel Tablet dapat digunakan seperti smart display untuk berbagai kebutuhan di rumah.

Keunggulan tersebut membuat Pixel Tablet bukan sekadar tablet konvensional. Perangkat ini juga bisa menjadi bagian dari ekosistem rumah pintar Google.

Bagi pengguna yang lebih mementingkan pengalaman software dan integrasi ekosistem Google daripada performa ekstrem, Pixel Tablet masih menjadi pilihan yang menarik.

Baca juga : 7 Rekomendasi Aplikasi untuk Membantu Menulis Novel di HP

3. Honor MagicPad4

Honor MagicPad4 menjadi salah satu tablet Android yang menawarkan lompatan besar dalam kebijakan dukungan software dibandingkan pendahulunya.

Di wilayah Eropa, Honor menjanjikan enam tahun pembaruan OS dan patch keamanan untuk tablet ini. Patch keamanan tersebut dijadwalkan hadir setiap tiga bulan.

Kebijakan tersebut menarik karena MagicPad3 sebelumnya hanya mendapatkan satu kali pembaruan OS dan dua tahun patch keamanan. MagicPad4 datang dengan pendekatan yang jauh lebih serius terhadap umur panjang perangkat.

Tablet ini diperkenalkan pada awal 2026 dan menjalankan MagicOS 10 berbasis Android 16. Dengan demikian, masih terdapat waktu dukungan yang cukup panjang bagi pengguna.

Dari segi performa, MagicPad4 juga bukan tablet yang bisa dianggap biasa saja. Perangkat ini menggunakan chipset Snapdragon 8 Gen 5 dan tersedia dengan RAM 12GB atau 16GB.

Layarnya menggunakan panel OLED berukuran 12,3 inci dengan resolusi 1.920 × 3.000 piksel. Menariknya, refresh rate layarnya mencapai 165Hz, sehingga animasi dan pergerakan konten bisa terasa sangat mulus.

Dukungan software enam tahun membuat MagicPad4 menarik bagi pengguna yang menginginkan kombinasi antara performa tinggi, layar berkualitas, dan umur pemakaian panjang.

Selain MagicPad4, Honor juga memiliki Honor Pad 10 yang mendapatkan kebijakan dukungan OS hingga enam tahun.

4. OnePlus Pad Go 2

Pilihan keempat adalah OnePlus Pad Go 2. Tablet ini menarik karena memiliki kebijakan pembaruan yang cukup panjang meskipun spesifikasinya tidak berada di level flagship tertinggi.

OnePlus menjanjikan lima tahun update OS dan enam tahun patch keamanan. Karena tablet ini diperkenalkan dengan OxygenOS 16 berbasis Android 16, perangkat tersebut diperkirakan dapat menerima pembaruan hingga Android 21 dan tetap memperoleh dukungan keamanan setidaknya sampai 2031.

Kebijakan tersebut menjadi nilai tambah yang cukup besar untuk sebuah tablet yang lebih berorientasi pada penggunaan sehari-hari.

OnePlus Pad Go 2 menggunakan chipset MediaTek Dimensity 7300 Ultra, RAM 8GB, serta penyimpanan 128GB atau 256GB.

Layarnya berukuran 12,1 inci dengan resolusi 1.980 × 2.800 piksel dan refresh rate 120Hz. Sementara itu, baterainya berkapasitas 10.050 mAh.

Untuk kamera, tablet ini mempunyai kamera belakang dan kamera depan yang sama-sama beresolusi 8MP.

Salah satu hal yang menarik adalah OnePlus tetap menyatakan dukungan software akan berjalan sesuai rencana meskipun perusahaan telah menghentikan bisnisnya di Amerika Utara dan Eropa.

Bagi pengguna yang mencari tablet dengan layar besar, baterai besar, dan dukungan software panjang tanpa harus mengejar spesifikasi flagship, Pad Go 2 bisa menjadi pilihan yang masuk akal.

5. Xiaomi Pad 8 Pro

Terakhir ada Xiaomi Pad 8 Pro. Tablet ini menawarkan kombinasi menarik antara performa tinggi dan dukungan keamanan yang panjang.

Xiaomi Pad 8 Pro diperkenalkan pada 2026 dengan layar berukuran 11,2 inci dan refresh rate 144Hz. Tablet ini menggunakan chipset Snapdragon 8 Elite, sehingga performanya cukup mumpuni untuk kebutuhan berat, termasuk bermain game dan mengerjakan tugas produktivitas.

Perangkat ini menjalankan HyperOS 3 berbasis Android 16. Xiaomi menjanjikan empat kali pembaruan OS hingga Android 20 pada 2030.

Yang menarik, meskipun jumlah update OS-nya empat kali, tablet ini mendapatkan patch keamanan selama enam tahun, atau setidaknya hingga 2032.

Untuk baterai, Xiaomi menyematkan kapasitas 9.200 mAh dengan dukungan fast charging 67W. Kamera belakangnya beresolusi 50MP, sedangkan kamera depannya menggunakan sensor 32MP.

Xiaomi Pad 8 Pro tersedia dalam beberapa pilihan RAM dan penyimpanan, mulai dari 8GB/128GB hingga konfigurasi tertinggi 16GB/512GB.

Dengan spesifikasi tersebut, tablet ini tidak hanya cocok untuk aktivitas ringan seperti menonton video atau browsing. Pengguna juga dapat memanfaatkannya untuk menggambar digital, mengetik dokumen, multitasking, hingga bermain game berat.

Mengapa Dukungan Update OS Penting?

Dukungan software yang panjang sebenarnya memberikan beberapa keuntungan sekaligus.

Pertama adalah keamanan. Patch keamanan membantu memperbaiki berbagai celah yang ditemukan setelah perangkat beredar di pasaran. Semakin lama produsen memberikan patch, semakin lama pula perangkat mendapatkan perlindungan dari ancaman software yang lebih baru.

Kedua, pembaruan OS biasanya membawa fitur baru dan peningkatan kompatibilitas. Aplikasi yang terus berkembang juga membutuhkan sistem operasi yang masih didukung.

Ketiga adalah umur pakai perangkat. Tablet yang mendapatkan update selama lima hingga tujuh tahun berpotensi digunakan jauh lebih lama dibanding perangkat yang hanya memperoleh update selama dua tahun.

Hal ini juga dapat membuat pembelian tablet terasa lebih ekonomis. Meskipun harga awal perangkat dengan dukungan panjang mungkin lebih tinggi, pengguna tidak harus sering mengganti perangkat hanya karena software sudah tertinggal.

Mana yang Paling Menarik?

Jika prioritas utama adalah dukungan paling panjang, Samsung Galaxy Tab S11 Ultra menjadi pilihan paling menonjol dengan dukungan hingga tujuh tahun.

Honor MagicPad4 juga sangat menarik dengan enam tahun dukungan OS dan keamanan, terutama bagi pengguna yang menginginkan layar OLED dengan refresh rate tinggi.

Sementara itu, Google Pixel Tablet lebih cocok untuk pengguna yang mengutamakan pengalaman ekosistem Google dan fitur smart display.

OnePlus Pad Go 2 dapat menjadi pilihan untuk pengguna yang mencari tablet dengan dukungan panjang tetapi tidak membutuhkan spesifikasi flagship. Adapun Xiaomi Pad 8 Pro menarik bagi mereka yang menginginkan performa tinggi sekaligus patch keamanan panjang.

Pada akhirnya, jangan hanya melihat spesifikasi hardware ketika membeli tablet. RAM, chipset, layar, dan baterai memang penting, tetapi kebijakan pembaruan software menentukan seberapa lama perangkat tetap relevan.

Dengan semakin panjangnya dukungan update pada tablet Android, pengguna kini mempunyai alasan lebih kuat untuk mempertahankan perangkat selama bertahun-tahun daripada menggantinya setiap kali muncul generasi baru.