Cara Daftar Perlinsos Digital untuk Bansos PKH dan BPNT, Lengkap dengan Cara Cek Statusnya
Pemerintah terus mengembangkan layanan digital untuk mempermudah masyarakat mengakses program perlindungan sosial. Salah satu layanan yang mulai diperkenalkan adalah Portal Perlindungan Sosial (Perlinsos) Digital, yang memungkinkan masyarakat mengajukan diri sebagai calon penerima bantuan sosial secara mandiri melalui sistem digital.
Kehadiran layanan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah memperbaiki proses pendataan, verifikasi, dan penyaluran bantuan sosial. Masyarakat tidak hanya dapat mengajukan bantuan, tetapi juga bisa memantau perkembangan pendaftaran dan mengetahui hasil verifikasi melalui portal yang sama.
Dua program bantuan yang dapat diajukan melalui sistem tersebut adalah Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT).
Bagi masyarakat yang ingin menggunakan layanan ini, prosesnya dimulai dari login menggunakan Identitas Kependudukan Digital (IKD), kemudian memilih program bantuan, mengisi data pendukung, hingga menyimpan nomor registrasi sebagai bukti pengajuan.
Lalu, apa sebenarnya Perlinsos Digital dan bagaimana cara menggunakannya? Berikut panduan lengkapnya.
Apa Itu Perlinsos Digital?
Perlinsos Digital merupakan sistem perlindungan sosial digital terintegrasi yang dibangun di atas konsep Digital Public Infrastructure (DPI).
Mengutip informasi dari laman Indonesia Baik milik Kementerian Komunikasi dan Digital, sistem tersebut dirancang untuk menghubungkan sekaligus melakukan verifikasi data kependudukan dari berbagai instansi pemerintah secara real-time.
Dengan sistem terintegrasi tersebut, proses pendataan penerima bantuan sosial diharapkan menjadi lebih akurat. Masyarakat juga memperoleh akses yang lebih mudah untuk mengetahui status kelayakan mereka.
Tidak hanya untuk pendaftaran, Perlinsos Digital juga menyediakan mekanisme bagi masyarakat yang ingin mengajukan sanggah apabila menemukan data yang tidak sesuai.
Sistem ini sebelumnya menjalani uji coba di Banyuwangi sejak September 2025. Setelah melalui tahap uji coba, penerapannya kemudian diperluas secara bertahap ke kabupaten dan kota lainnya di Indonesia.
Salah satu tujuan pengembangan Perlinsos Digital adalah mengurangi exclusion error dalam penyaluran bantuan sosial.
Exclusion error merupakan kondisi ketika seseorang atau keluarga yang sebenarnya memenuhi kriteria penerima bantuan justru belum mendapatkan bantuan yang menjadi haknya.
Dengan memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk mendaftarkan diri secara mandiri, pemerintah diharapkan dapat memperoleh data calon penerima yang lebih lengkap sekaligus mengurangi kemungkinan masyarakat yang memenuhi syarat terlewat dalam pendataan.
Program Bansos yang Bisa Diajukan
Melalui Portal Perlinsos Digital, masyarakat dapat mengajukan beberapa program bantuan sosial yang tersedia dalam sistem.
Berdasarkan informasi yang diberikan, program yang dapat dipilih antara lain:
- Program Keluarga Harapan (PKH)
- Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT)
Pengguna dapat memilih salah satu program atau mengajukan keduanya, sesuai dengan pilihan yang tersedia pada sistem.
Namun, perlu dipahami bahwa melakukan pendaftaran tidak otomatis membuat seseorang langsung menjadi penerima bantuan. Pengajuan tetap harus melalui proses verifikasi dan penilaian kelayakan sesuai ketentuan yang berlaku.
Karena itu, masyarakat sebaiknya mengisi data dengan benar dan tidak memberikan informasi yang tidak sesuai dengan kondisi sebenarnya.
Baca juga : Apakah RAM DDR4 Masih Relevan Buat Gaming pada 2026?
Cara Login ke Portal Perlinsos Digital
Sebelum mendaftarkan diri untuk program bantuan sosial, masyarakat perlu masuk terlebih dahulu ke Portal Perlinsos Digital.
Salah satu bagian penting dari proses login adalah penggunaan Identitas Kependudukan Digital (IKD). Sistem juga menggunakan verifikasi biometrik wajah untuk memastikan bahwa orang yang melakukan login merupakan pemilik identitas tersebut.
Berikut langkah-langkahnya:
- Buka situs resmi Portal Perlinsos Digital di perlindungan.kemensos.go.id/login-ikd.
- Pilih opsi “Masuk Dengan IKD”.
- Sistem akan mengarahkan pengguna menuju aplikasi Identitas Kependudukan Digital.
- Ikuti proses verifikasi biometrik wajah yang tersedia.
- Setelah identitas berhasil diverifikasi, pengguna akan diarahkan kembali ke halaman utama Portal Perlinsos.
- Pastikan status akun menunjukkan bahwa pengguna sudah login dan terverifikasi.
Proses verifikasi biometrik tersebut menjadi bagian penting untuk memastikan keamanan identitas pengguna sekaligus mencegah penyalahgunaan data dalam proses pendaftaran bantuan sosial.
Karena melibatkan data kependudukan dan biometrik, masyarakat juga sebaiknya memastikan hanya mengakses portal resmi dan tidak memasukkan data pribadi melalui tautan yang tidak jelas sumbernya.
Cara Daftar PKH atau BPNT di Portal Perlinsos
Setelah berhasil login dan akun dinyatakan terverifikasi, masyarakat dapat melanjutkan ke proses pengajuan program bantuan sosial.
Tahap pendaftaran perlu dilakukan secara teliti karena pengguna akan diminta memberikan sejumlah informasi pendukung.
Berikut langkah-langkahnya:
1. Pilih Menu “Daftar Program”
Pada halaman utama Portal Perlinsos, cari dan pilih menu “Daftar Program”.
Menu tersebut digunakan untuk memulai proses pengajuan bantuan sosial yang tersedia.
2. Pilih Program Bantuan
Setelah masuk ke menu pendaftaran, sistem akan menampilkan program bantuan yang tersedia.
Pengguna dapat memilih:
- PKH
- BPNT
- PKH dan BPNT
Pilihan tersebut dapat disesuaikan dengan opsi yang muncul pada sistem.
3. Baca Syarat dan Ketentuan
Sebelum melanjutkan, baca informasi mengenai syarat dan ketentuan pendaftaran dengan teliti.
Jangan langsung menekan tombol persetujuan tanpa memahami informasi yang ditampilkan. Tahap ini penting karena proses pengajuan menggunakan data pribadi dan informasi kependudukan pengguna.
4. Setujui Penggunaan Data Pribadi
Sistem kemudian akan menampilkan notifikasi terkait penggunaan data pribadi.
Jika sudah memahami dan menyetujui ketentuannya, pengguna dapat melanjutkan proses sesuai instruksi yang diberikan portal.
5. Verifikasi Data Pemohon
Berikutnya, pengguna perlu melakukan verifikasi terhadap data pemohon.
Pastikan data identitas yang ditampilkan sistem benar dan sesuai dengan kondisi sebenarnya. Jika terdapat informasi yang tidak sesuai, sebaiknya jangan terburu-buru mengirimkan pengajuan.
6. Isi Data Pendukung
Pengguna kemudian diminta mengisi data pendukung yang diperlukan.
Salah satu informasi yang disebutkan dalam panduan tersebut adalah ID pelanggan PLN 12 digit.
Pastikan angka yang dimasukkan benar. Kesalahan satu digit saja dapat membuat data pendukung tidak sesuai dengan informasi yang sebenarnya.
7. Periksa Kembali Semua Data
Sebelum mengirim permohonan, periksa kembali seluruh data yang telah dimasukkan.
Tahap ini sering dianggap sepele, padahal sangat penting. Pastikan nama, identitas, informasi pendukung, serta program bantuan yang dipilih sudah sesuai.
8. Klik “Setuju dan Daftar”
Jika semua informasi sudah benar, pilih tombol “Setuju dan Daftar” untuk mengirimkan permohonan.
Setelah permohonan berhasil dikirim, sistem akan memberikan nomor pendaftaran atau nomor registrasi.
9. Simpan Nomor Registrasi
Jangan lupa menyimpan atau mengunduh nomor pendaftaran tersebut.
Nomor registrasi berfungsi sebagai bukti bahwa pengajuan sudah dilakukan. Selain itu, nomor tersebut dapat membantu ketika masyarakat ingin memantau perkembangan permohonan.
Sebaiknya nomor tersebut disimpan di tempat yang mudah ditemukan, misalnya dengan mengambil tangkapan layar atau mengunduh bukti pendaftaran jika tersedia.
Cara Cek Status Pendaftaran Bansos
Setelah melakukan pendaftaran, masyarakat tidak perlu mengajukan permohonan baru hanya untuk mengetahui perkembangan pengajuan.
Status dapat dipantau melalui Portal Perlinsos Digital.
Untuk mengeceknya, pengguna dapat mengikuti beberapa langkah berikut:
- Buka halaman awal Portal Perlinsos.
- Periksa notifikasi terbaru mengenai perkembangan pendaftaran.
- Masuk ke menu “Program Bantuan Anda”.
- Perhatikan status program yang ditampilkan.
- Cocokkan status tersebut dengan keterangan proses yang diberikan sistem.
Pengecekan status penting dilakukan secara berkala karena proses pengajuan tidak selalu selesai secara langsung. Pengajuan perlu melalui tahapan pemeriksaan dan verifikasi terlebih dahulu.
Arti Status yang Muncul di Portal
Masyarakat mungkin menemukan beberapa keterangan status setelah mengajukan bantuan.
Salah satunya adalah “Tahap proses verifikasi”.
Status tersebut menunjukkan bahwa pendaftaran masih dalam proses pemeriksaan. Artinya, pengguna belum mendapatkan keputusan akhir mengenai kelayakan sebagai penerima program.
Sementara itu, apabila status berubah menjadi “Aktif”, artinya pendaftar dinyatakan layak dan telah melalui proses verifikasi sesuai informasi pada sistem.
Karena status dapat berubah mengikuti proses verifikasi, masyarakat sebaiknya tidak panik apabila pengajuan belum langsung menunjukkan status aktif.
Jangan Lupa Simpan Bukti Pendaftaran
Salah satu hal paling penting setelah mengajukan bansos melalui Portal Perlinsos Digital adalah menyimpan nomor pendaftaran atau registrasi.
Nomor tersebut dapat menjadi bukti bahwa masyarakat telah melakukan pengajuan.
Selain itu, menyimpan nomor registrasi juga membuat proses pemantauan menjadi lebih mudah apabila pengguna perlu mengecek kembali perkembangan permohonannya.
Pastikan nomor tersebut tidak diberikan sembarangan kepada orang lain, terutama jika disertai informasi pribadi atau data kependudukan.
Perlinsos Digital Mempermudah Akses Bantuan Sosial
Digitalisasi layanan perlindungan sosial memberikan alternatif baru bagi masyarakat yang ingin mengajukan diri sebagai calon penerima bantuan.
Melalui Perlinsos Digital, proses yang sebelumnya sangat bergantung pada pendataan konvensional dapat dilengkapi dengan mekanisme pendaftaran mandiri, verifikasi identitas, pemantauan status, hingga pengajuan sanggah apabila terdapat data yang dianggap tidak sesuai.
Kehadiran sistem ini juga diharapkan membantu pemerintah mengurangi exclusion error sehingga masyarakat yang sebenarnya memenuhi kriteria tidak mudah terlewat dalam proses pendataan.
Meski demikian, mendaftar melalui portal bukan berarti otomatis mendapatkan bantuan. Pengajuan tetap harus melewati proses verifikasi dan penilaian kelayakan sesuai ketentuan program.
Karena itu, masyarakat perlu memastikan data yang diberikan benar, lengkap, dan sesuai dengan identitas resmi.
Jika ingin mendaftar PKH atau BPNT melalui Perlinsos Digital, langkah utamanya cukup jelas: login menggunakan IKD, lakukan verifikasi biometrik, pilih program bantuan, lengkapi data pendukung, kirim pengajuan, lalu simpan nomor registrasi untuk memantau statusnya.
Yang tidak kalah penting, selalu gunakan kanal resmi ketika mengakses layanan pemerintah dan berhati-hati terhadap pihak yang meminta data pribadi dengan mengatasnamakan program bantuan sosial.