Jenis-Jenis Tang Berdasarkan Fungsi dan Bentuknya, Jangan Sampai Salah Pakai
Tang merupakan salah satu perkakas tangan yang hampir selalu dibutuhkan dalam pekerjaan pertukangan. Bentuknya memang sederhana, tetapi setiap jenis tang sebenarnya dirancang dengan bentuk rahang, ukuran, dan mekanisme yang berbeda sesuai dengan tugasnya. Karena itu, menggunakan tang yang tepat bukan hanya membuat pekerjaan lebih mudah, tetapi juga membantu menghasilkan pekerjaan yang lebih rapi dan efisien.
Di rumah, tang dapat digunakan untuk berbagai kebutuhan sederhana, seperti memegang benda kecil, memotong kawat, memperbaiki kabel, hingga membantu pekerjaan otomotif. Sementara di bengkel atau area kerja profesional, jenis tang yang digunakan bisa lebih beragam karena setiap pekerjaan membutuhkan karakteristik alat yang berbeda.
Masalahnya, masih banyak orang yang menganggap semua tang memiliki fungsi yang sama. Padahal, tang kombinasi tentu memiliki kemampuan berbeda dibandingkan tang pengupas kabel atau tang pengunci. Jika salah memilih alat, pekerjaan bisa menjadi lebih sulit dan bahkan berpotensi merusak benda yang sedang dikerjakan.
Oleh karena itu, sebelum membeli atau menggunakan tang, ada baiknya mengenali jenis-jenis tang berdasarkan bentuk dan fungsi utamanya. Berikut beberapa jenis tang yang umum digunakan untuk kebutuhan rumah tangga, listrik, otomotif, hingga pertukangan.
1. Tang Kombinasi, Pilihan Serbaguna untuk Berbagai Pekerjaan
Tang kombinasi atau combination pliers merupakan salah satu jenis tang yang paling populer. Sesuai namanya, tang ini menggabungkan beberapa fungsi dalam satu perkakas sehingga cocok digunakan untuk berbagai pekerjaan sehari-hari.
Bagian rahangnya biasanya memiliki permukaan bergerigi yang berfungsi mencengkeram benda. Dengan bentuk tersebut, tang kombinasi dapat digunakan untuk memegang, menarik, atau memutar benda tertentu. Pada bagian yang lebih dekat dengan engsel biasanya terdapat area pemotong yang dapat digunakan untuk memotong kawat atau kabel berukuran sedang.
Tang kombinasi sangat berguna ketika seseorang membutuhkan satu alat untuk beberapa pekerjaan sekaligus. Misalnya, saat memperbaiki perabot rumah, memasang kawat, melakukan pekerjaan sederhana pada kendaraan, atau menangani benda logam.
Salah satu pilihan yang tersedia adalah Tang Kombinasi Krisbow dari AZKO. Produk ini menggunakan material chrome vanadium steel yang dirancang untuk memberikan ketahanan saat digunakan. Ukurannya sekitar 16 x 7 x 2,5 cm dengan bobot 0,28 kg.
Gagangnya menggunakan material TPR atau Thermoplastic Rubber. Lapisan tersebut memberikan permukaan yang lebih nyaman digenggam sekaligus membantu mencegah tangan mudah tergelincir.
Bagi pemilik rumah yang tidak ingin memiliki terlalu banyak perkakas, tang kombinasi bisa menjadi salah satu alat pertama yang layak dimasukkan ke dalam kotak perkakas.
2. Tang Lancip untuk Menjangkau Celah Sempit
Tang lancip atau long nose pliers memiliki bentuk yang sangat mudah dikenali. Rahangnya memanjang dan semakin mengecil menuju ujung sehingga memungkinkan alat menjangkau area yang sulit dijangkau menggunakan tangan atau tang berukuran biasa.
Fungsi utama tang lancip adalah memegang, menekuk, menarik, atau memosisikan benda berukuran kecil. Alat ini banyak digunakan dalam pekerjaan elektronik, otomotif, kelistrikan, maupun pertukangan.
Misalnya, ketika ada kabel atau komponen kecil yang berada jauh di dalam ruang sempit, ujung tang lancip dapat membantu mengambil atau memindahkannya. Bentuk rahangnya juga membuat alat ini cocok digunakan untuk membengkokkan kawat.
Tang Lancip Long Nose Krisbow berukuran 5 inci menjadi salah satu pilihan yang dapat digunakan untuk kebutuhan tersebut. Produk ini mempunyai dimensi sekitar 12,8 x 7 x 2,5 cm dan bobot 0,11 kg.
Ukurannya yang ringkas membuatnya relatif mudah digunakan di area terbatas. Material carbon steel pada bagian rahang juga dirancang agar cukup tangguh untuk pekerjaan mencengkeram benda.
Untuk pekerjaan otomotif, misalnya, tang lancip dapat membantu ketika komponen yang hendak dijangkau berada di ruang mesin yang sempit. Namun, pengguna tetap harus menyesuaikan kekuatan alat dengan benda yang hendak dijepit agar tidak menyebabkan kerusakan.
Baca juga : 7 Fitur MacBook yang Bikin Kerja Pemilik Bisnis Lebih Praktis
3. Tang Potong Diagonal untuk Memotong Kawat dan Kabel
Kalau pekerjaan utama yang dilakukan adalah memotong kawat, menggunakan tang biasa tentu bukan pilihan paling ideal. Untuk kebutuhan tersebut, ada tang potong diagonal atau diagonal cutting pliers.
Tang jenis ini memiliki kepala dengan pisau pemotong yang posisinya dibuat miring terhadap gagang. Desain tersebut memungkinkan pengguna memotong kawat dengan lebih mudah dan presisi.
Tang potong diagonal dapat digunakan untuk memotong berbagai jenis kawat, termasuk kawat tembaga dan beberapa jenis kawat logam. Alat ini juga sering digunakan dalam pekerjaan instalasi listrik dan pekerjaan perakitan.
Tang Potong Diagonal Krisbow menggunakan material carbon steel dan memiliki ukuran sekitar 16 x 7 x 2,5 cm. Bagian kepala yang tajam dirancang untuk membantu proses pemotongan.
Salah satu keuntungan menggunakan tang khusus pemotong adalah pekerjaan dapat dilakukan lebih cepat dibandingkan jika menggunakan alat yang tidak sesuai. Potongan juga bisa menjadi lebih rapi.
Meski demikian, kemampuan setiap tang tetap memiliki batas. Jangan memaksakan tang potong untuk memotong kawat atau material yang terlalu keras dan tebal jika alat memang tidak dirancang untuk pekerjaan tersebut. Pemaksaan dapat membuat mata potong cepat rusak.
4. Tang Pengupas Kabel untuk Pekerjaan Kelistrikan
Berbeda dengan tang potong diagonal, tang pengupas kabel atau wire stripper dirancang khusus untuk menghilangkan lapisan isolasi pada kabel.
Pada bagian rahangnya terdapat beberapa lubang atau takik dengan ukuran tertentu. Takik tersebut membantu pengguna mengupas lapisan luar kabel tanpa harus memotong serat konduktor yang berada di dalamnya.
Alat ini sangat berguna ketika melakukan pekerjaan instalasi listrik, perakitan kabel, atau perbaikan perangkat yang membutuhkan sambungan kabel.
Tang Pengupas & Pemotong Kabel Krisbow memiliki dimensi sekitar 21 x 8 x 1 cm dan bobot 0,34 kg. Alat ini dirancang untuk menangani kabel berukuran sekitar 0,5 mm hingga 2,6 mm.
Finishing black oxide pada produk membantu menjaga permukaan alat agar lebih tahan terhadap korosi. Sementara itu, bagian gagang dilengkapi bantalan grip yang membantu memberikan kenyamanan ketika digunakan berulang kali.
Penggunaan wire stripper juga dapat membuat pekerjaan pengupasan kabel lebih konsisten. Kita tidak perlu menggunakan pisau secara manual yang berisiko memotong bagian inti kabel apabila dilakukan terlalu dalam.
Namun, pekerjaan kelistrikan tetap harus dilakukan dengan memperhatikan keselamatan. Pastikan sumber listrik sudah diputus sebelum melakukan pekerjaan pada kabel atau instalasi yang berpotensi dialiri listrik.
5. Tang Buaya untuk Cengkeraman yang Kuat
Tang buaya atau locking pliers mempunyai karakteristik yang berbeda dari jenis tang sebelumnya. Alat ini dilengkapi mekanisme pengunci yang memungkinkan rahang tetap mencengkeram benda tanpa harus terus-menerus ditekan menggunakan tangan.
Karena kemampuannya tersebut, tang buaya sering dianggap seperti memiliki “tangan ketiga”. Kita dapat mengunci benda pada posisi tertentu sehingga kedua tangan bisa digunakan untuk pekerjaan lain.
Tang buaya dapat digunakan untuk memegang material logam, membantu proses pengelasan, menahan benda kerja, hingga membantu menangani baut atau komponen yang sulit dilepas.
Tang Buaya Krisbow memiliki dimensi sekitar 20 x 6,5 x 1,5 cm dengan bobot 0,17 kg. Produk berukuran 5 inci ini menggunakan material alloy steel yang dirancang untuk menghadapi tekanan dan benturan.
Mekanisme pengunci menjadi keunggulan utama alat ini. Setelah rahang diatur sesuai ukuran benda, pengguna dapat mengunci tang sehingga cengkeramannya tetap bertahan.
Dalam pekerjaan bengkel, fungsi tersebut sangat membantu ketika benda kerja harus ditahan dalam posisi tertentu. Namun, pengguna tetap perlu memperhatikan permukaan benda yang dijepit. Tekanan yang terlalu kuat dapat meninggalkan bekas pada material yang lebih lunak.
Bagaimana Memilih Tang yang Tepat?
Setelah mengetahui beberapa jenis tang, pertanyaan berikutnya adalah bagaimana memilihnya? Jawabannya tergantung pada pekerjaan yang akan dilakukan.
Jika membutuhkan alat serbaguna untuk pekerjaan rumah tangga, tang kombinasi bisa menjadi pilihan utama. Jika sering bekerja di ruang sempit atau menangani komponen kecil, tang lancip lebih sesuai.
Sementara itu, untuk memotong kawat, gunakan tang potong diagonal. Jika pekerjaan berkaitan dengan instalasi listrik dan membutuhkan pengupasan kabel, wire stripper akan jauh lebih praktis.
Untuk pekerjaan yang membutuhkan benda kerja tetap terjepit tanpa harus terus memegang tang, tang buaya bisa menjadi pilihan.
Dengan kata lain, tidak ada satu jenis tang yang paling baik untuk semua pekerjaan. Setiap alat memiliki desain dan fungsi masing-masing.
Jangan Asal Menggunakan Tang
Salah satu kesalahan yang sering dilakukan adalah menggunakan tang di luar fungsi utamanya. Misalnya, tang kombinasi dipaksa memotong material yang terlalu keras, tang potong digunakan sebagai alat pemukul, atau tang biasa digunakan untuk mengupas kabel.
Kebiasaan tersebut dapat mempercepat kerusakan alat. Bahkan, jika digunakan pada pekerjaan tertentu, cara tersebut bisa meningkatkan risiko cedera.
Karena itu, saya menyarankan untuk selalu melihat desain rahang dan fungsi alat sebelum menggunakannya. Pastikan ukuran tang juga sesuai dengan benda yang sedang dikerjakan.
Selain itu, rawat tang setelah digunakan. Bersihkan sisa kotoran, terutama setelah digunakan pada material yang berminyak atau lembap. Simpan di tempat kering dan, jika diperlukan, berikan pelumas pada bagian engsel agar mekanismenya tetap lancar.
Kesimpulan
Tang bukan sekadar alat untuk menjepit benda. Berdasarkan bentuk dan mekanismenya, terdapat berbagai jenis tang dengan fungsi yang berbeda-beda.
Tang kombinasi cocok untuk pekerjaan serbaguna, tang lancip dirancang untuk menjangkau area sempit, tang potong diagonal digunakan untuk memotong kawat, wire stripper membantu mengupas kabel, sedangkan tang buaya menawarkan kemampuan mencengkeram benda secara kuat dan terkunci.
Memahami perbedaan tersebut akan membantu kita bekerja lebih cepat, rapi, dan aman. Daripada memaksakan satu tang untuk semua pekerjaan, lebih baik menyiapkan beberapa jenis tang yang memang sesuai dengan kebutuhan.