Kabel iPhone Cuma Ada Dua Masalah: Lemot Ngecas atau Cepat Putus, Ini Solusinya

Kabel iPhone Cuma Ada Dua Masalah: Lemot Ngecas atau Cepat Putus, Ini Solusinya

Kabel charger iPhone mungkin terlihat seperti aksesori sederhana. Tinggal colok ke adaptor dan perangkat, lalu baterai mulai terisi. Namun, dalam pemakaian sehari-hari, ada dua masalah yang paling sering membuat pengguna kesal: proses pengisian daya terasa sangat lambat atau kabel cepat rusak, terutama di bagian dekat konektor.

Masalah pertama biasanya baru terasa ketika pengguna sedang terburu-buru. Sudah mengecas cukup lama, tetapi persentase baterai naiknya sedikit. Sementara masalah kedua bisa muncul setelah kabel digunakan berulang kali. Bagian dekat kepala konektor mulai terkelupas, tertekuk, kemudian akhirnya putus dan tidak bisa digunakan.

Untungnya, kedua persoalan tersebut bisa diminimalkan dengan memilih kabel yang sesuai kebutuhan. Ada kabel yang lebih cocok jika prioritas utama adalah kecepatan pengisian, sementara ada pula yang lebih menonjolkan ketahanan terhadap tekukan dan gesekan.

Dua pilihan yang bisa dipertimbangkan adalah UGREEN Kabel Data MFi Type C to Lightning Fast Charging 18W-36W dan Anker 322 Kabel Charger MFi USB Type C to Lightning 3FT. Keduanya sama-sama menggunakan konektor USB Type-C ke Lightning dan telah memiliki sertifikasi MFi, tetapi menawarkan keunggulan yang sedikit berbeda.

Lantas, mana yang lebih cocok untuk kebutuhanmu?

Kenapa Kabel iPhone Bisa Lemot Saat Mengecas?

Sebelum membeli kabel baru, penting untuk memahami bahwa kecepatan pengisian daya tidak hanya ditentukan oleh kabel.

Ada setidaknya beberapa komponen yang saling menentukan, yaitu kabel, adaptor charger, dan iPhone yang digunakan. Jika salah satu komponen memiliki kemampuan lebih rendah, kecepatan pengisian dapat ikut terbatas.

Misalnya, kamu menggunakan kabel yang mendukung daya tinggi, tetapi adaptor yang digunakan hanya mampu menyediakan daya rendah. Dalam kondisi tersebut, mengganti kabel saja tidak akan otomatis membuat pengisian menjadi jauh lebih cepat.

Karena itu, klaim fast charging pada kabel sebaiknya tidak dipahami sebagai jaminan bahwa iPhone akan selalu mengisi daya pada angka maksimal yang tercantum. Kemampuan tersebut tetap bergantung pada perangkat dan charger yang digunakan.

Hal ini menjadi salah satu pertimbangan penting ketika memilih kabel.

UGREEN Type C to Lightning, Cocok untuk yang Mengejar Kecepatan

Jika prioritas utama adalah pengisian daya yang cepat, UGREEN Kabel Data MFi Type C to Lightning Fast Charging 18W-36W dapat menjadi salah satu pilihan.

Kabel ini mendukung pengisian cepat pada rentang daya 18 watt hingga 36 watt, tergantung kemampuan charger yang digunakan. Artinya, kabel lebih cocok untuk pengguna yang ingin memaksimalkan kemampuan adaptor dengan daya lebih tinggi.

Konektor USB Type-C di salah satu ujung juga menjadi nilai tambah. Saat ini, semakin banyak adaptor charger modern yang menggunakan port USB-C sehingga kabel Type-C to Lightning bisa digunakan bersama adaptor tersebut untuk perangkat iPhone yang masih menggunakan port Lightning.

Produk ini tercatat kompatibel dengan berbagai seri iPhone, mulai dari iPhone X hingga iPhone 14. Namun, pengguna tetap perlu mengecek kompatibilitas berdasarkan model iPhone yang dimiliki sebelum membeli.

Salah satu aspek penting lainnya adalah sertifikasi MFi atau Made for iPhone/iPad. Sertifikasi tersebut menunjukkan bahwa aksesori telah melalui proses pengujian kompatibilitas dengan perangkat Apple.

Bagi pengguna iPhone, aspek kompatibilitas seperti ini cukup penting karena kabel yang tidak sesuai standar dapat berpotensi menimbulkan masalah koneksi atau pengisian daya.

Fast Charging Tetap Bergantung pada Charger

Ada satu hal yang jangan sampai terlewat ketika memilih kabel untuk fast charging.

Kabel berkemampuan tinggi tidak akan membuat charger berdaya rendah menjadi lebih kuat.

Jika adaptor yang digunakan hanya mendukung daya tertentu, pengisian akan mengikuti kemampuan adaptor dan perangkat. Jadi, membeli kabel dengan dukungan daya hingga 36 watt tidak berarti iPhone otomatis akan menerima daya sebesar 36 watt setiap saat.

Karena itu, jika ingin mengejar kecepatan pengisian, sebaiknya perhatikan seluruh rangkaian.

Misalnya, kabel sudah mendukung fast charging, tetapi adaptor lama yang digunakan masih berdaya rendah. Dalam kondisi seperti ini, peningkatan kecepatan mungkin tidak terasa signifikan.

Dengan kata lain, kabel hanyalah salah satu bagian dari sistem pengisian daya.

Anker 322, Pilihan untuk Pengguna yang Sering Kabel Putus

Jika masalah utama yang kamu alami bukan pengisian lambat, melainkan kabel yang cepat rusak atau putus, Anker 322 Kabel Charger MFi USB Type C to Lightning 3FT lebih menarik untuk dipertimbangkan.

Salah satu bagian paling rentan pada kabel charger adalah area sambungan antara badan kabel dan konektor. Bagian tersebut sering mengalami tekukan ketika kabel digunakan sambil bermain HP, dibawa bepergian, atau dicabut dengan cara menarik badan kabel.

Anker 322 menggunakan konstruksi braided atau lapisan kabel berbahan jalinan pada bagian luarnya. Konstruksi seperti ini dirancang agar lebih tahan terhadap tekukan dan gesekan dibandingkan kabel dengan lapisan plastik polos.

Namun, bukan berarti kabel braided bisa diperlakukan sembarangan.

Kabel tetap memiliki batas ketahanan. Jika pengguna terbiasa menekuk kabel secara ekstrem, menggulungnya terlalu ketat, atau menarik kabel dari badan ketika mencabutnya dari iPhone maupun charger, kerusakan tetap dapat terjadi.

Jadi, konstruksi yang lebih kuat memang membantu, tetapi kebiasaan pemakaian tetap menjadi faktor penting.

Baca juga : Cara Menonaktifkan SafeSearch Google di HP dan Laptop, Mudah!

Panjang 3 Feet, Pas untuk Pemakaian Harian

Anker 322 memiliki panjang 3 feet atau sekitar 90 sentimeter.

Ukuran ini cukup praktis untuk penggunaan sehari-hari, terutama ketika iPhone digunakan di meja kerja, meja belajar, atau tempat tidur.

Kabel yang terlalu pendek terkadang membuat pengguna harus meletakkan HP terlalu dekat dengan sumber listrik. Sebaliknya, kabel yang terlalu panjang dapat lebih mudah kusut dan membutuhkan ruang penyimpanan lebih besar.

Dengan panjang sekitar 90 cm, Anker 322 berada pada ukuran yang relatif praktis untuk berbagai kebutuhan harian.

Sama seperti UGREEN, kabel ini juga telah memiliki sertifikasi MFi, sehingga kompatibilitas dengan perangkat Apple menjadi salah satu nilai tambahnya.

UGREEN vs Anker 322, Mana yang Lebih Cocok?

Kedua kabel tersebut sebenarnya tidak harus dilihat sebagai pesaing langsung. Keduanya justru bisa dipilih berdasarkan kebutuhan yang berbeda.

Jika dibuat sederhana, pertimbangannya seperti ini:

Kebutuhan Pilihan yang lebih sesuai
Mengejar pengisian cepat UGREEN Type C to Lightning
Membutuhkan kabel tahan tekukan Anker 322
Sering menggunakan kabel di meja kerja UGREEN
Sering membawa kabel bepergian Anker 322
Membutuhkan sertifikasi MFi Keduanya
Menggunakan adaptor USB-C Keduanya
Membutuhkan kabel cadangan Anker 322

Jika kamu sering berada dalam kondisi terburu-buru dan membutuhkan pengisian baterai secepat mungkin, UGREEN lebih menarik karena mendukung daya hingga 36 watt, dengan catatan charger yang digunakan juga mendukung kemampuan tersebut.

Sebaliknya, jika masalahmu adalah kabel yang berkali-kali rusak di dekat konektor, Anker 322 lebih layak diprioritaskan karena konstruksi braided-nya.

Bagaimana Kalau Menginginkan Keduanya?

Tidak ada salahnya memiliki dua kabel dengan fungsi berbeda.

Misalnya, UGREEN digunakan sebagai kabel utama di rumah atau meja kerja. Kabel tersebut bisa dipasangkan dengan charger yang mendukung daya sesuai kebutuhan untuk mendapatkan pengisian yang lebih cepat.

Sementara itu, Anker 322 dapat dijadikan kabel cadangan untuk bepergian. Konstruksi braided membuatnya lebih relevan untuk kondisi ketika kabel sering dimasukkan dan dikeluarkan dari tas atau mengalami gesekan dengan barang lain.

Strategi seperti ini juga membuat penggunaan kabel lebih fleksibel. Kabel utama tidak harus terus-menerus dibawa bepergian sehingga risiko kerusakan akibat tekukan dan gesekan dapat dikurangi.

Cara Agar Kabel iPhone Tidak Cepat Rusak

Selain memilih kabel yang tepat, cara penggunaan juga sangat menentukan umur aksesori.

Pertama, jangan mencabut kabel dengan menarik badan kabel. Pegang bagian kepala konektor ketika ingin melepasnya dari iPhone atau adaptor.

Kedua, hindari membuat kabel menekuk tajam tepat di dekat konektor. Area tersebut menerima tekanan berulang dan merupakan salah satu titik yang paling rentan mengalami kerusakan.

Ketiga, jangan menggulung kabel terlalu ketat. Jika kabel ingin disimpan, buat gulungan dengan ukuran yang cukup longgar agar tidak memberikan tekanan berlebihan pada bagian dalam kabel.

Keempat, hindari meletakkan kabel di tempat yang mudah terjepit. Misalnya, kabel yang berada di bawah kaki meja atau tertindih benda berat dapat mengalami tekanan secara terus-menerus.

Terakhir, jangan menganggap kabel braided sebagai kabel yang tidak bisa rusak. Lapisan luar yang lebih kuat tetap membutuhkan penggunaan yang benar.

Jangan Lupa Cek Kompatibilitas iPhone

Hal lain yang perlu diperhatikan sebelum membeli adalah kompatibilitas.

UGREEN yang dibahas dalam pilihan ini tercatat kompatibel dengan berbagai seri iPhone, mulai dari iPhone X sampai iPhone 14. Karena itu, pengguna dengan model yang lebih baru sebaiknya memastikan terlebih dahulu jenis port dan daftar kompatibilitas produk.

Ini penting karena lini iPhone telah mengalami perubahan konektor. Perangkat yang menggunakan Lightning tentu membutuhkan kabel yang berbeda dengan perangkat yang sudah menggunakan USB Type-C.

Jangan sampai membeli kabel hanya karena melihat tulisan fast charging atau braided, tetapi ternyata konektornya tidak sesuai dengan perangkat.

Kesimpulan

Dua masalah kabel iPhone yang paling sering dikeluhkan pengguna sebenarnya memiliki solusi yang berbeda.

Jika masalah utama adalah pengisian daya yang terasa lambat, UGREEN Kabel Data MFi Type C to Lightning Fast Charging 18W-36W dapat menjadi pilihan yang menarik. Dukungan daya hingga 36 watt membuatnya cocok untuk pengguna yang ingin memanfaatkan kemampuan charger berdaya lebih tinggi. Namun, kecepatan tersebut tetap bergantung pada adaptor dan kemampuan iPhone.

Sementara itu, jika masalah utama adalah kabel yang mudah putus, Anker 322 Kabel Charger MFi USB Type C to Lightning 3FT lebih relevan. Konstruksi braided dirancang agar lebih tahan terhadap tekukan dan gesekan, sedangkan panjang sekitar 90 cm cukup praktis untuk pemakaian sehari-hari.

Pada akhirnya, kabel terbaik bukan hanya yang memiliki spesifikasi paling tinggi, melainkan yang sesuai dengan kebutuhan. Jika kecepatan menjadi prioritas, pilih kabel yang mendukung kemampuan charger dan perangkat. Jika ketahanan menjadi fokus utama, perhatikan konstruksi kabel sekaligus cara penggunaannya.

Dan kalau ingin aman dari dua masalah sekaligus, memiliki satu kabel cepat untuk penggunaan utama dan satu kabel tangguh sebagai cadangan juga bukan ide buruk.