POCO X8 Pro vs POCO X8 Pro Max: Seberapa Jauh Perbedaan Performanya?
POCO kembali mempertegas posisinya sebagai salah satu merek yang menarik perhatian pengguna yang menginginkan performa tinggi tanpa harus mengeluarkan biaya setara smartphone flagship. Pada 2 April 2026, perusahaan merilis POCO X8 Pro series yang terdiri dari dua model, yakni POCO X8 Pro dan POCO X8 Pro Max.
Keduanya sama-sama menyasar pengguna yang membutuhkan performa kencang untuk aktivitas harian hingga gaming. Namun, POCO X8 Pro Max ditempatkan sebagai model yang lebih tinggi dengan chipset lebih bertenaga, baterai jauh lebih besar, serta sejumlah fitur tambahan.
Di sisi lain, POCO X8 Pro hadir dengan harga lebih terjangkau sehingga berpotensi menjadi pilihan yang lebih menarik bagi pengguna dengan anggaran terbatas. Lantas, seberapa besar perbedaan keduanya dalam penggunaan nyata?
Berikut perbandingan POCO X8 Pro vs POCO X8 Pro Max yang perlu diketahui sebelum memilih salah satunya.
1. Performa: Dimensity 9500s Jadi Pembeda Utama
Perbedaan paling besar antara POCO X8 Pro dan POCO X8 Pro Max terletak pada sektor dapur pacu. POCO X8 Pro menggunakan MediaTek Dimensity 8500, sedangkan POCO X8 Pro Max membawa MediaTek Dimensity 9500s.
POCO X8 Pro dengan Dimensity 8500 sudah tergolong sangat bertenaga untuk kelas harganya. Chipset tersebut memiliki clock speed hingga 3,8 GHz dan menggunakan GPU Mali-G720 MP8. Berdasarkan pengujian yang dirangkum dari NanoReview, skornya di AnTuTu v11 mencapai sekitar 2,1 juta.
Dengan kemampuan tersebut, POCO X8 Pro mampu menjalankan Mobile Legends pada 120 FPS dan PUBG Mobile pada 120 FPS. Untuk game yang lebih berat seperti Genshin Impact dan Wuthering Waves, perangkat ini dapat mencapai sekitar 60 FPS.
Namun, ada catatan ketika perangkat digunakan untuk gaming dalam waktu cukup lama. Performa terkadang mengalami sedikit penurunan atau tersendat ketika temperatur perangkat meningkat.
Sementara itu, POCO X8 Pro Max menggunakan Dimensity 9500s dengan GPU Mali-G925 Immortalis MP12. Meskipun clock speed-nya mencapai 3,7 GHz, kemampuan keseluruhan chipset berada di kelas yang lebih tinggi. Skor AnTuTu v11-nya berada di kisaran 3 juta.
Dalam penggunaan gaming, keunggulan X8 Pro Max terasa terutama ketika menjalankan game berat pada pengaturan tinggi. Mobile Legends dapat berjalan pada 120 FPS, sementara Genshin Impact mampu dimainkan pada 60 FPS dengan pengaturan tertinggi tanpa kendala berarti dalam pengujian.
Artinya, perbedaan performanya bukan sekadar angka benchmark. X8 Pro Max menawarkan ruang performa yang lebih besar untuk gamer yang sering memainkan game berat.
2. Kamera: Hardware Sama, Karakter Foto Sedikit Berbeda
Menariknya, sektor kamera justru tidak menunjukkan perbedaan besar. POCO X8 Pro dan POCO X8 Pro Max sama-sama menggunakan kamera utama 50MP dengan sensor Light Fusion 600 berukuran 1/1,95 inci.
Keduanya juga dibekali kamera ultrawide 8MP menggunakan sensor SmartSense SC821CS berukuran 1/4 inci. Untuk kamera depan, kedua smartphone menggunakan kamera selfie 20MP dengan sensor OmniVision OV20B.
Dengan konfigurasi hardware yang hampir identik tersebut, hasil foto kedua perangkat juga cenderung serupa. Keduanya mampu menghasilkan foto dengan detail yang cukup tajam, warna cerah, dan kemampuan perekaman video hingga resolusi 4K pada 60 FPS.
Meski demikian, karakter pemrosesan gambarnya sedikit berbeda.
POCO X8 Pro menghasilkan foto daylight yang cenderung lebih kalem. Warna terlihat natural dan detailnya relatif lebih lembut. Sementara itu, POCO X8 Pro Max menghasilkan warna yang sedikit lebih cerah dengan saturasi lebih tinggi.
Pada objek manusia, warna kulit keduanya masih terlihat natural. Namun, hasil dari X8 Pro Max cenderung memiliki saturasi lebih tinggi. Beberapa bagian foto juga dapat terlihat sedikit lebih oversharpen dibandingkan X8 Pro.
Perbedaan tersebut sebenarnya tidak terlalu besar. Jadi, jika kamera bukan prioritas utama, performa kamera seharusnya tidak menjadi alasan utama untuk memilih X8 Pro Max.
Baca juga : Cara Mengirim Foto Sekali Lihat di Telegram untuk Menjaga Privasi
3. Baterai: X8 Pro Max Unggul Jauh
Perbedaan berikutnya yang cukup mencolok adalah kapasitas baterai.
POCO X8 Pro memiliki baterai berkapasitas 6.500 mAh. Sementara POCO X8 Pro Max membawa baterai jumbo berkapasitas 8.500 mAh.
Selisih kapasitasnya mencapai sekitar 2.000 mAh. Bagi pengguna yang sering bermain game, menonton video, atau beraktivitas di luar ruangan, perbedaan ini tentu terasa menarik.
Berdasarkan klaim Xiaomi, POCO X8 Pro mampu bertahan lebih dari 9 jam untuk bermain game, lebih dari 12 jam untuk video call, dan lebih dari 20 jam untuk penggunaan media sosial.
X8 Pro Max menawarkan daya tahan yang lebih panjang. Xiaomi mengklaim perangkat tersebut mampu bertahan lebih dari 15 jam untuk bermain game, lebih dari 16 jam untuk video call, serta lebih dari 74 jam untuk panggilan telepon normal.
Yang menarik, meskipun kapasitas baterainya berbeda jauh, kedua smartphone sama-sama mendukung pengisian cepat 100W.
Dengan demikian, pengguna X8 Pro tidak perlu merasa perangkatnya lambat dalam urusan charging. Namun, jika prioritas utama adalah daya tahan baterai, X8 Pro Max jelas berada di depan.
4. Layar: X8 Pro Lebih Ringkas, X8 Pro Max Lebih Lega
Ukuran layar menjadi pembeda lain yang cukup mudah dirasakan dalam penggunaan sehari-hari.
POCO X8 Pro memiliki layar AMOLED berukuran 6,59 inci. Panel tersebut menawarkan resolusi 1,5K dengan refresh rate 120 Hz. Layarnya juga dilindungi Corning Gorilla Glass 7i serta mendukung Dolby Vision dan HDR10+.
Kecerahan puncaknya mencapai 3.500 nits, sehingga secara spesifikasi layar ini sudah sangat menarik untuk perangkat di kelasnya.
X8 Pro Max membawa layar lebih besar, yakni 6,83 inci. Teknologi panelnya masih AMOLED 120 Hz dengan resolusi 1,5K dan kecerahan puncak 3.500 nits. Perangkat ini juga dilindungi Gorilla Glass 7i serta mendukung HDR10+.
Perbedaan ukuran tersebut membuat keduanya cocok untuk tipe pengguna yang berbeda.
X8 Pro lebih masuk akal bagi pengguna yang menginginkan smartphone berukuran relatif ringkas. Sebaliknya, X8 Pro Max lebih cocok untuk gaming dan konsumsi konten karena area tampilannya lebih luas.
X8 Pro Max juga mendapatkan ultrasonic fingerprint reader. Teknologi tersebut menawarkan pengalaman pemindaian sidik jari yang lebih cepat dan terasa lebih mendekati smartphone flagship.
5. Harga: X8 Pro Lebih Ramah Kantong
Perbedaan spesifikasi tentu berpengaruh terhadap harga. POCO X8 Pro diposisikan sebagai model yang lebih terjangkau, sementara X8 Pro Max menjadi varian premium dalam keluarga tersebut.
Berdasarkan harga yang dirangkum dari laman resmi Xiaomi Indonesia, berikut pilihan variannya:
| Varian | POCO X8 Pro | POCO X8 Pro Max |
|---|---|---|
| 8/256GB | Rp6,2 jutaan | – |
| 12/256GB | – | Rp7,9 jutaan |
| 8/512GB | Rp6,4 jutaan | – |
| 12/512GB | Rp6,9 jutaan | Rp8,4 jutaan |
Dari tabel tersebut terlihat bahwa selisih harga cukup signifikan. Pada konfigurasi 12/512GB, misalnya, X8 Pro Max berada di kisaran Rp8,4 juta, sedangkan X8 Pro 12/512GB sekitar Rp6,9 juta.
Artinya, pengguna perlu mempertimbangkan apakah tambahan performa, baterai, layar, dan fitur fingerprint tersebut memang sesuai dengan kebutuhan.
POCO X8 Pro atau X8 Pro Max?
Pada akhirnya, POCO X8 Pro dan POCO X8 Pro Max sebenarnya memiliki target pengguna yang sedikit berbeda.
POCO X8 Pro lebih cocok bagi pengguna yang menginginkan performa tinggi dengan harga lebih masuk akal. Dimensity 8500 sudah cukup kuat untuk menjalankan berbagai game populer dengan frame rate tinggi. Untuk penggunaan harian, media sosial, fotografi, streaming, hingga multitasking, performanya juga lebih dari memadai.
Keunggulan lain adalah pilihan penyimpanan yang lebih beragam. Pengguna dapat memilih konfigurasi 8/256GB, 8/512GB, atau 12/512GB sesuai anggaran.
Sementara itu, POCO X8 Pro Max lebih tepat bagi pengguna yang memang menginginkan pengalaman mendekati flagship. Dimensity 9500s memberikan tenaga lebih besar dan performa gaming yang lebih stabil, terutama untuk game berat.
Baterai 8.500 mAh juga menjadi daya tarik utama. Ditambah layar 6,83 inci dan ultrasonic fingerprint, X8 Pro Max memang menawarkan pengalaman yang lebih premium.
Jadi, kalau bujet terbatas, POCO X8 Pro sudah sangat cukup. Tambahan biaya untuk X8 Pro Max baru terasa masuk akal jika kamu benar-benar membutuhkan performa gaming yang lebih konsisten, baterai superbesar, layar luas, serta beberapa fitur flagship.
Singkatnya, X8 Pro adalah pilihan yang lebih rasional, sedangkan X8 Pro Max adalah pilihan untuk pengguna yang ingin “sekalian gaspol”. Performa keduanya sama-sama kencang, tetapi X8 Pro Max memberikan ruang performa dan daya tahan yang lebih besar untuk pengguna dengan kebutuhan lebih berat.